Ferdi Hasiman: Wisata Premium Labuan Bajo Hanya Menguntungkan Investor

Kata Ferdi Hasiman: wisata premium Labuan Bajo hanya menguntungkan Investor

Ferdi Hasiman: Wisata Premium Labuan Bajo Hanya Menguntungkan Investor
POS-KUPANG.COM/Servatinus Mammilianus
Peneliti Alpha Research Database Indonesia, Ferdy Hasiman 

Kata Ferdi Hasiman: wisata premium Labuan Bajo hanya menguntungkan Investor

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Peneliti Alpha Research Database Indonesia, Ferdy Hasiman, menilai bahwa pengelolaan pariwisata di Labuan Bajo menjadi pariwisata premium hanya menguntungkan investor.

Seperti investor pemilik hotel mewah, restaurant serta investor yang telah kapling lahan di pulau-pulau dalam kawasan atau sekitar Taman Nasional Komodo (TNK).

Jelang Hari Raya Natal, Harga Telur Ayam Ras Mulai Merangkak Naik

"Pariwisata premium itu hanya melayani wisatawan yang memiliki uang banyak dan hanya menguntungkan investor pariwisata, hotel mewah dan para investor yang telah mengkapling pulau-pulau di sekitar wilayah TNK," kata Ferdy kepada POS-KUPANG.COM, Senin (2/12/2019).

Menurutnya pemerintah harus menjelaskan secara rinci apa yang dimaksud pariwisata berbasis premium dan apa manfaat pengolaan pariwisata Labuan Bajo untuk rakyat kecil di Manggarai Barat.

"Pengelolaan TNK yang sekarang dikontrol pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atau KLHK saja, rakyat Manggarai Barat tak mendapat apa-apa dari penarikan retribusi dan pajak dari TNK senilai Rp 29 miliar tahun 2017 dan Rp 32 miliar tahun 2018," kata Ferdy.

Jaga Kebersihan Pasar Matawai Waingapu, UPT Pasar Serahkan ke Pihak Ketiga Bersihkan Sampah

Bukan hanya itu kata dia, pemerintah pusat terus-menerus mengklaim bahwa dana pembangunan infrastruktur untuk menopang pariwisata Labuan Bajo mencapai angka puluhan triliun tetapi sampai sekarang tak memiliki efek apa-apa untuk rakyat Manggarai Barat.

"Tata kota di Labuan Bajo tak diurus, jalan-jalan ke desa yang akan menghubungkan pusat pertanian rakyat dan industry pariwisata tak terurus. Air bersih di kota Labuan Bajo hanya dinikmati hotel-hotel mewah, sementara rakyat tak mendapat manfaat berarti dari dana pembangunan pusat itu" kata Ferdy.

Menurutnya, lebih mengerikan lagi bahwa pemerintah pusat hanya ingin mengambil untung dari pengolaan TNK dan pulau-pulau indah di Labuan Bajo, sementara warga yang sudah lama menetap di sekitar TNK tidak di perhatikan serius.

"Warga dibiarkan tanpa listrik, tanpa air bersih, tanpa fasilitas penunjang kesehatan, fasilitas pendidikan tidak dibangun. Pemerintah daerah Manggarai Barat juga tidak mau membangun fasilitas infrastruktur di kawasan TNK, karena mereka berpikir untuk apa membangun, sementara dana pengolaan TNK dan yang mendapat nikmat dari pengolaan wilayah semuanya diambi pemerintah pusat," kata Ferdy.

Halaman
123
Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved