99 Warga Keracunan Makanan

Kades Oe'ekam : Saya Kaget Ada Warga Saya Yang Keracunan Makanan

Saya dapat telepon dari pak Salmon Tse jika ada kasus diduga keracunan makanan saat pesta pernikahan berlangsung di rumah Pak Salmon

Kades Oe'ekam : Saya Kaget Ada Warga Saya Yang Keracunan Makanan
POS KUPANG/DION KOTA
para korban keracunan makanan yang sementara di rawat di Pustu Desa Oe'ekam, Kecamatan Noebeba 

Kades Oe'ekam : Saya Kaget Ada Warga Saya Yang Keracunan Makanan

POS-KUPANG. COM| SOE -- Kepala Desa Oe'ekam, Kecamatan Noebeba, Intefanus Toislaka mengaku, kaget saat mendapat informasi dari Kepala Puskesmas Noebeba, Niczon Atopah jika warganya menjadi korban keracunan makanan usai menghadiri pesta pernikahan di dusun 1, Desa Oe'ekam, Jumat malam.

Usai mendapatkan informasi tersebut, dirinya langsung merapat ke Pustu dan Posyandu untuk melihat langsung kondisi warganya yang menjadi korban keracunan makanan.

"Saya tahu warga saya jadi korban keracunan makanan ini, Sabtu (30/11/2019) sekitar pukul 07.00 WITA dari pak Kapus Noebeba lewta sambungan telepon. Saya langsung bergegas datang ke Pustu dan Posyandu untuk melihat kondisi para korban," ceritanya.

Sementara itu, Kelal puskesmas Noebeba, Niczon Atopah menceritakan, informasi adanya kasus keracunan makanan didapatkannya langsung dari tuan pesta. Sekitar Sabtu (30/11/2019) sekitar pukul 03.00 Wita, dirinya ditelpon oleh sang tuan pesta yang melaporkan jika terjadi kasus yang diduga keracunan makanan.

"Saya dapat telepon dari pak Salmon Tse jika ada kasus diduga keracunan makanan saat pesta pernikahan berlangsung di rumah Pak Salmon," tuturnya.

BREAKING NEWS : 99 Warga Desa Oeekam TTS Keracunan Makanan

Usai mendapatkan informasi tersebut lanjutnya, dirinya langsung berkoordinasi dengan para tenaga medis untuk menyiapkan logistik obat-obatan untuk selanjutnya menuju lokasi pesta.

Karena para korban diduga keracunan sudah banyak yang pulang, para tenaga medis langsung bergegas melakukan penelusuran untuk mencari para korban diduga keracunan makanan.

"Kita langsung melakukan penelusuran untuk mencari para korban diduga keracunan makanan untuk dibawa ke Pustu dan Posyandu yang kita jadikan Posko untuk merawat para korban. Sebagian kita infus ada juga yang hanya kita berikan obat anti muntah," urainya.

Untuk diketahui, Sebanyak 99 warga Desa Oe'ekam, Kecamatan Noebeba mengalami keracunan makanan pasca mengikuti acara pesta pernikahan Sinta dan Decky Nenoliu di Dusun 1 Desa Oe'ekam, Jumat (29/11/2019) malam. Para korban yang umumkan mengalami gejalah pusing, muntah-muntah, diare hingga sesak napas saat ini dirawat di Pustu dan Posyandu Desa Oe'ekam.

Yovi Baok (28) salah satu korban keracunan menceritakan, dirinya mulai mengalami gejala keracunan sekitar Sabtu (30/11/2019) pukul 01.00 WITA.

beberapa saat setelah tiba di rumah, usai menghadiri acara pesta pernikahan, dirinya mulai merasa pusing dan muntah-muntah. Tak lama berselang, dirinya mengalami diare yang membuat tubuhnya lemah.

Ini Jumlah Pelamar yang Daftar CPNS di Nagekeo, Formasi Dokter Umum Pelamarnya Kurang

Rahmad Darmawan Foto Bersama Seluruh Pemain dan Official PS Tira Persikabo Sebelum Berpisah, Info

Dirinya baru mengetahui jika dirinya mengalami keracunan makanan saat petugas kesehatan dari Puskesmas Noebeba mendatangi rumahnya dan membawanya ke Pustu. (Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved