BI Melihat Pariwisata NTT

Lembaga Bank Indonesia Perwakilan NTT Melihat Pariwisata di Provinsi NTT

Penulis: PosKupang | Editor: Kanis Jehola
Dok
Logo Pos Kupang 

Lembaga Bank Indonesia Perwakilan NTT Melihat Pariwisata di Provinsi NTT

POS-KUPANG.COM - NUSA Tenggara Timur (NTT) punya potensi pariwisata yang luar biasa. Sebagai kekuatan ekonomi baru, pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota memberi aksentuasi yang tak kecil.

Kita melihat betapa perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan pariwisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat yang luar biasa.

Bahkan Labuan Bajo didapuk sebagai Sepuluh Bali Baru karena memiliki banyak keunggulan.

Ketimpangan Pendapatan: Patologi Inheren Perekonomian

Di wilayah ini punya keunikan pasir merah muda, view kala mentari tenggelam dan Taman Nasional Komodo, sebagai taman yang disebut United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) sebagai situs warisan dunia pada 1991.

Pemprov NTT juga selain "melihat" Labuan Bajo juga terus mengembangkan tujuh daerah wisata andalan tahun 2019, yakni Wisata Moru dan Wolwal di Alor, Mulut Seribu di Rote Ndao, Fatumnasi di Timor Tengah Selatan (TTS), Lamalera di Lembata, Praijin di Sumba Timur dan di Ende.

Di sana melalui Dinas Pariwisata NTT melakukan berbagai pembenahan dan terutama menyiapkan mental masyarakat untuk berubah sekaligus menangkap peluang melalui pariwisata yang tak pernah habis ini.

Peringati Hari Pahlawan, Garuda Indonesia Cabang Kupang Beri Penghargaan Mitra dan Ground Staff

Pariwisata itu menjual jasa. Pariwisata itu hospitality. Melayani dengan sungguh- sungguh, melayani dengan baik hati dan membuat wisatawan terkagum-kagum akan daerah kita dan akan kembali lagi menikmati keindahan di sana. Bagaimana kita memberi pelayanan yang baik butuh skill. Jika tidak, maka sekali kunjungan wisatawan tak akan datang lagi.

Untuk mendukung pariwisata ini, Bank Indonesia (BI) Perwakilan NTT juga memberi sumbangan yang tak kecil. Lembaga dengan otoritas menerbitkan dan mengendalikan mata uang rupiah ini turun gunung ke Labuan Bajo.

Melalui Deputi Gubernur Senior BI, Destry Famayanti meresmikan Kampung Wisata Melo di Desa Lian Ndara, Mbeliling, Manggarai Barat, beberapa hari lalu. Hadir Kepala Perwakilan BI NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja dan Bupati Mabar, Agustinus Ch Dula.

Intinya bahwa pengembangan kampung wisata ini untuk meningkatkan kualitas akses wisatawan, atraksi wisata dan ketersediaan amenitas yang berkualitas melalui people yang handal dan promosi yang terarah.

Pada tahap pertama ini BI membangun rumah adat atau Mbaru Gendang, gapura selamat datang, akses tangga, sanitasi dan pengerjaan fondasi tebing. Ke depan akan dilakukan beberapa kegiatan lain.

Perhatian BI Perwakilan NTT, ini semata untuk mendorong masyarakat kita agar sadar akan potensi pariwisata yang sungguh besar ini. Masyarakat agar terus dibangunkan dari tidur panjang. Tak boleh malas-malas lagi. Tapi, segera membuat sesuatu atas arahan-arahan itu agar terjadi perubahan yang signifikan di tengah kehidupan. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved