Rabu, 27 Mei 2026

Kepala Dinas Pertanian Lembata Optimistis Bawang Sukses Panen Tahun Depan

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lembata Optimistis Bawang Sukses Panen Tahun Depan

Tayang:
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Kanis Jehola
POS KUPANG.COM/RICKO WAWO
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lembata Mathias AK Beyeng dan para staf melakukan penanaman benih di Desa Muroona Kecamatan Ile Ape Kabupaten Lembata, Kamis (28/11/2019) 

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lembata Optimistis Bawang Sukses Panen Tahun Depan

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Memasuki musim hujan, lahan pertanian milik Dinas Pertanian Lembata mulai mengadakan tanam bawang perdana untuk kebutuhan konsumsi dan pembibitan.

Penanaman bawang ini dilakukan pada total lahan seluas 4 hektare untuk bawang bibit (penangkar) dan konsumen yang berlokasi di Desa Muroona dan Desa Laranwutun, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata.

Bonifasius dan Asngarius Ajak Warga Perangi Sampah Plastik

Petugas Pengamat Hama Dinas pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lembata, John Hayon, mengatakan bawang membutuhkan waktu selama 60 hari sampai pada tahap panen.

"Cocok karena tanahnya agak merah dan curah hujan cocok," ungkap John saat ditemui, Kamis (28/11/2019) saat ditanya soal kondisi tanah dan curah hujan di Ile Ape.

Dia menjamin proses panen bisa dilakukan pada pertengahan bulan Januari 2020 mendatang.

Begini Kisah Balita 2,5 Tahun yang Patah Tulang akibat Diinjak Pacar Ibunya

Sementara itu, Yanto Dahar, petani bawang yang mengelola kebun dinas merasa optimistis bawang yang sudah ditanam akan dipanen pada pertengahan Januari tahun mendatang.

Kata Yanto, curah hujan cukup baik dan tak merusak perkembangan bawang nantinya.

"Yang kita takutkan itu kalau cuaca mendung berhari-hari dan hujannya gerimis," jelasnya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lembata, Mathias AK Beyeng, menuturkan penanaman yang dilakukan pihaknya itu tetap berada di bawah pengawasan.

"Benih harus harus berlabel, kami awasi dari pemeliharaan sampai panen," ujarnya.

Petugas juga melakukan sertifikasi benih. Dia menargetkan pada tahun 2021 nanti alokasi APBD untuk pengadaan benih bawang dikurangi supaya Pemerintah Kabupaten Lembata bisa memproduksi benih secara mandiri.

"Petugas selalu stand by. Ini juga jadi sumber PAD sekaligus sumber bibit bawang." (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, RICKO WAWO)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved