Ketua Umum IPSI NTT Beri Bonus Pesilat Peraih Medali Pra PON, Andre Koreh: Agar Tetap Tekun Berlatih
Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Pencak Silat Nusa Tenggara Timur (Pengprov IPSI NTT), Dr. Ir. Andre W Koreh, MT menyerahkan bonus kepad
Penulis: Ferry Ndoen | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Ferry Ndoen
POS KUPANG.COM -- Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Pencak Silat Nusa Tenggara Timur (Pengprov IPSI NTT), Dr. Ir. Andre W Koreh, MT menyerahkan bonus kepada atlet silat NTT peraih medali di Pra PON Pencak Silat serta lolos ke PON XX Papua tahun 2020.
Penyerahan bonus serta piagam penghargaan kepada enam atlet silat NTT dihadiri Ketua II IPSI NTT Dr. Johny Kiuk, MPd, Sekretaris Umum IPSI NTT, Dominggus Haga, SPd, serta sejumlah pengurus IPSI NTT serta unsur dari Dispora NTT, berlangsung di Hotel Naka Kupang, Jumat (22/11/2019).
Doktor ANdre Koreh pada kesempatan itu memberikan apresiasi yang tinggi kepaad para atlet silat NTT yang sudah tampil bertanding dengan baik di arena Pra PON 2019 hingga lolos ke PON XX Papua tahun 2020.
"Kalian adalah duta Flobamora yang sudah tampil dengan baik, bertandingan dengan pebuh performans yang tinggi hanya satu tujuan, yakni ingin mengharumkan nama rakyat Flobamora-NTT di ajang bergensi Pra PON. Namun sebagai Ketua IPSI NTT, saya minta kalian jangan lengah dan jangan cepat berpuas diri, teruslah berlatih dan tetap tekun dalam latihan karena tujuan kita adalah pesilat NTT bisa mendulang medali emas di PON XXX Papua 2020, " tegas ANdre.
Doktor Andre Koreh pun sempat mengulas bali sejarah IPSI NTT selama dirinya memegang olahraga belada diri Ini sejak 16 tahun silam. "Sejak saya memimpin IPSI NTT 16 tahun silam hingga saat ini, kita belum pernah meraih medali emas di ajang bergengsi Pra PON dan PON. Ini bukna sebuah kesedihan namun akan tetap menjadi cambuk agar pesilat NTT terus berlatih untuk bisa menjadi yang terbaik di ajang multi even," kata ANdre.
Mantan Kadis PU NTT ini juga menegasakan, jika dirinya sudah berpesan dan menegaskan kepada para pelatih agar terus menggenjot atlet silat NTT dengan program latihan yang terukur hingga di PON XX 2020 nanti
"Saya targetkan dari cabang olahraga silat, NTT bisa mendulang 2 medali emas di PON XX 2020 di Papua. Ini menjadi motivasi yang tinggi bagi atlet dan pelatih untuk menyiapkan program pelatihan yang lebih baik selama musim pelatda tahun 2020 nanti," pintanya sambil meminta pesilat tidak melihat jumlah atau nilai bonus uang yang diberikan, namun bonus ini hanyal bentuk stimulan serta kepedulian IPSI NTT kepada atlet silat Pra PON yang sudah berjuang dengan gigih dan lolos ke PON XX/2020.
Kepada pesilat NTT yang lolos POn XX 2029, Doktor ANdre Koreh berpesan agar tetap tekun berlatih sesuai porsi dan program pembinaan yang sudah dicanangkan para pelatih. "NTT harus lebih baik di PON XX tahun 2020 di Papua," tegasnya.
Informasi yang dihimpun Pos KUpang, sejumlah cabang olahraga yang sudah meloloskan atletnya ke PON XX di Papua, yakni cabor atletik, tinju, kempo, taekwondo, silat, criket dengan jumlah atlet sekitar 60- orang atlet, Sedangkan yang masih akan bertanding yakni tarung derajat, futsal dan sepakbola.
Informasi lain yang dihimpun menyebutkan, KONI NTT akan memperjuangkan agar atlet NTT bisa menjalani program pelatda Pra PON selama 9 bulan hingga menuju PON XX Papua Oktober tahun 2020, dibanding program pelatda PON XIX di Jawa Barat tahun 2016 lalu dimana atlet NTT hanya menjalani program pelatda selama enam bulan. (fen)
• Lihat 20 Pemain Barito Putera Siap Hancurkan Pertahanan Persib Bandung, Djanur Dapat 3 Pemain Timnas
Atlet silat NTT lolos PON XX Papua 2020
Kholil Ardyansyah, Ronaldo Neno, Muh Zaki Zikrila Prasong, Riska Andini, Jean


