Sudah Ribuan Pelamar CPNS Lembata, Pelamar Formasi Kedokteran Justru Masih Kosong

Sudah Ribuan Pelamar CPNS Kabupaten Lembata, Pelamar Formasi Kedokteran justru masih kosong

Sudah Ribuan Pelamar CPNS Lembata, Pelamar Formasi Kedokteran Justru Masih Kosong
POS-KUPANG.COM/Ricko Wawo
Pelamar Seleksi CPNS memadati Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) pada Jumat (22/11/2019) 

Sudah Ribuan Pelamar CPNS Kabupaten Lembata, Pelamar Formasi Kedokteran justru masih kosong

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Sejak pembukaan pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNS) Kabupaten Lembata pada 14 November 2019 lalu sudah ada 2066 pelamar yang melakukan pendaftaran hingga Kamis (21/11/2019) kemarin.

Namun, dari ribuan pelamar ini belum ada satu pun yang mendaftar untuk jalur formasi dokter spesialis dan dokter gigi. Sedangkan dokter umum baru ada satu orang yang melamar.

Masalah Tapal Batas Matim-Ngada - Linus Lusi : Kami Hargai Aspirasi Masyarakat

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Lembata, Patris Ujan menyebutkan fenomena kekosongan pelamar pada jalur formasi kedokteran ini sudah lazim terjadi sejak dulu setiap kali ada seleksi CPNS di Lembata.
"Ini jadi lagu lama untuk Lembata," kata Patris di ruang kerjanya, Jumat (22/11/2019).

Menurut Patris pelamar mulai membludak di Kantor BKD Lembata sejak Kamis kemarin dan berkas yang sudah diverifikasi sampai Kamis malam sudah sebanyak 985 pelamar. Kebanyakan pelamar juga datang dari Kabupaten Flores Timur karena di sana tidak dibuka formasi untuk guru dan tenaga medis.

Panitia Siapkan 5 Unit Sepeda Motor untuk Kuda Juara 1 Piala Gubernur NTT

"Kita kelimpahan berkat karena mau menampung teman-teman yang dari Flotim di sini. Ini kalau boleh dibilang 50:50, setengah bagian dari Flotim. Tahun lalu sampai penutupan kita hanya 1500-an. Dari jumlah ini berarti sampai dengan 200 berkas tidak memenuhi syarat. Kalau sampai dari ini sudah 2066 pelamar maka saya bisa bilang ini 50:50, karena masih ada tiga hari lagi. Pendaftaran tutup tanggal 24 November 2019. Tiga hari ini bisa 500-600 lagi," paparnya.

Lebih lanjut dia mengatakan secara garis besar ada kesamaan seleksi tahun lalu dan tahun ini. Namun, ada syarat khusus seperti peserta tahun lalu yang sudah lolos passing grade tetapi tidak dinyatakan lulus maka seleksi CPNS tahun ini mereka jadi prioritas utama dan bisa saja mereka tidak perlu mengikuti seleksi kompetisi dasar.

"Dan ini terbuka untuk seluruh Indonesia. Mungkin kemarin dia tes di Jakarta dan lolos passing grade lalu tahun ini ada formasinya maka dia masih bisa ikut di sini, makanya teman-teman daerah harus bisa bersaing di kompetensi bisang," sebut Patris.

Selain itu, perbedaan seleksi tahun lalu dan tahun ini adalah juga soal masa sanggah yang diberikan tahun ini. Masa sanggah adalah kesempatan waktu yang diberikan kepada pelamar menyanggah panitia apabila dari panitia menyatakan dia tidak lolos seleksi administrasi. Kalau dokumennya bisa meyakinkan panitia maka dia bisa lolos lagi.

Pelaksanaan SKD pada Februari 2020 dan SKB pada Maret 2020. "Di sini hanya sampai pendaftaran, seleksi administrasi, pengumuman dan masa sanggah sampai Bulan Januari."

Satu kendala yang dihadapi oleh BKD Lembata sekarang, kata dia, yakni pelaksanaan SKB dan SKD bertepatan dengan UNBK SMP dan SMA sehingga mereka akan kekurangan PC komputer.

Target minimalnya 100 unit PC yang digunakan untuk SKD dan SKB karena semakin sedikit PC semakin lama pula pelaksanaan tes.

Untuk diketahui, Kabupaten Lembata membuka 141 formasi dengan rincian, 80 guru, 36 medis, tenaga teknis (tenaga umum lainnya) sebanyak 25.

"Harapannya kami bisa akomodasi semua yang daftar. Untuk Lembata dari mana saja kita tetap terbuka. Kecuali kalau yang KTP Dili Timor Leste," pungkasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, RICKO WAWO)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved