Asah Kemampuan Menembak Prajurit, Kodim 1604/Kupang Gelar Latbakjatri

Untuk mengasah kemampuan Menembak prajurit, Kodim 1604/Kupang Gelar Latbakjatri

Asah Kemampuan Menembak Prajurit, Kodim 1604/Kupang Gelar Latbakjatri
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Dandim 1604/Kupang Kol (Arh) I Made Kusuma mengarahkan Pimpinan Redaksi Pos Kupang Hasyim Ashari saat melakukan latihan saat pelaksaan Latbakjatri Kodim di Lapangan Tembak Lili Camplong, Kabupaten Kupang pada Selasa (19/11/2019). 

Untuk mengasah kemampuan Menembak prajurit, Kodim 1604/Kupang Gelar Latbakjatri

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Dalam rangka mengasah kemampuan menembak para prajurit, Komando Distrik Militer (Kodim) 1604/Kupang menggelar Latihan Menembak Senjata Ringan ( Latbakjatri).

Latihan yang diikuti oleh seluruh prajurit Kodim 1604/Kupang ini dipimpin langsung Komandan Kodim (Dandim) 1604/Kupang Kol Arh I Made Kusuma Dhyana Graha, SIP.

Perusakan Kapela dan Rumah Keuskupan di Hokeng, 7 Orang Ditangkap, Aparat Gabungan Berjaga di Lokasi

Latbakjatri TW IV Kodim 1604/Kupang TA 2019 dilaksanakan selama dua hari, Selasa dan Rabu (19 & 20/11/2019) di Lapangan Tembak Lili, Camplong, Kabupaten Kupang, NTT.

Saat apel pengecekan sebelum pelaksanaan Latihan Menembak Senjata Ringan (Latbakjatri) pada Selasa pagi, Dandim 1604/Kupang Kol Arh I Made Kusuma Dhyana Graha,S, IP mengingatkan para prajurit untuk memanfaatkan latihan menembakkan sebaik baiknya. Hal ini dimaksudkan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan menembak masing masing prajurit.

"Manfaatkan latihan menembak ini dengan sebaik mungkin dan laksanakan latihan ini dengan sungguh-sungguh guna memelihara dan meningkatkan kemampuan menembak kita," ujar Kol (Arh) Made Kusuma.

Sudah Ribuan Pelamar CPNS Lembata, Pelamar Formasi Kedokteran Justru Masih Kosong

Lebih lanjut, perwira dengan tiga bunga di pundak itu mengingatkan pada prajuritnya, agar selalu mengutamakan faktor keamanan dan mengikuti petunjuk pelatih selama pelaksanaan latihan menembak.

"Utamakan faktor keamanan selama pelaksanaan latihan dan ikuti setiap petunjuk dari pelatih. Semua pergeseran dan pelaksanaan, atas petunjuk dan perintah dari pelatih menembak," tegas Kol (Arh) Made Kusuma.

Ditambahkannya, senjata dan amunisi yang dipakai untuk latihan tersebut dibeli dengan uang negara sehingga harus dapat dipertanggungjawabkan pemanfaatannya kepada negara. Ia juga mengingatkan agar latihan tersebut tidak hanya menjadi kegiatan rutinitas belaka yang hanya untuk menghabiskan program dan anggaran.

"Senjata dan amunisi yang kita pakai latihan ini dibeli dari uang negara. Jadi senjata harus dirawat sebaik mungkin sebelum dan sesudah latihan menembak, sedangkan amunisi juga harus digunakan sebaik mungkin, sehingga bermanfaat untuk untuk meningkatkan kemahiran menembak. Jangan asal menghabiskan program dan anggaran saja," pesan perwira yang ahli menggunakan pistol itu.

Sementara itu, Pasi Ops Kodim 1604/Kupang Kapten Czi Suprayitno menyampaikan bahwa latihan tersebut diikuti oleh seluruh anggota Kodim 1604/Kupang dengan jumlah sebanyak 313 prajurit.

"Sebelum tembakan penilaian, masing-masing anggota melaksanakan tembakan koreksi, dengan amunisi 3 butir peluru dengan sikap tiarap tersandar kemudian dilanjutkan dengan tembakan penilaian dilaksanakan dengan munisi 10 butir peluru dengan sikap, yaitu sikap tiarap tak tersandar," jelas Pasiops Kodim 1604/Kupang.

Latihan menembak senjata ringan TW IV Kodim 1604/Kupang berjalan dengan aman, tertib dan lancar. Saat latihan tersebut, pimpinan redaksi Pos Kupang Hasyim Ashari dan menejer PSDM Pos Kupang Johar yang diundang juga menjajal kemampunan menembak mereka menggunakan senjata laras panjang, dengan pendampingan instruktur. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved