Ewalde Taek Soroti Program Seragam Gratis Pemkot Kupang
Anggota DPRD Kota Kupang Theodora Ewalde Taek soroti program seragam gratis Pemkot Kupang
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Kanis Jehola
Ewalde mengaku dalam beberapa kunjungan kerja, ditemukan banyak SD di Kota Kupang memiliki kamar jumlah WC sangat sedikit dan memprihatinkan sementara siswa sangat banyak. Ia menyebut di SDI Liliba dan Lasiana mencapai 900 lebih orang.
Selain kamar WC, lanjutnya, masih banyak persoalan lain terkait ketersediaan dan kelayakan sarana dan prasarana di sekolah yang kurang mendapat perhatian. Ia sesalkan mengapa Pemkot Kupang tidak memberi perhatian pada hal-hal tersebut.
Yuven Tukung : Pemkot Seharusnya Tingkatkan Infrastruktur, Sarana dan Prasarana Sekolah
Hal senada diungkap oleh Ketua Komisi I DPRD Kota Kupang, Yuven Tukung. Menurutnya, Pemkot Kupang seharusnya fokus pada pemenuhan standar pendidikan nasional
Terkait program seragam gratis tersebut, Yuven katakan, argumentasi Pemkot Kupang tidak kuat, karena didasarkan pada kebutuhan, bahwa ada masyarakat yang membutuhkan seragam.
"Argumentasinya tidak kuat, perihal masyarakat miskin, masyarakat kategori tidak mampu, itu kan ada intervensi PKH, PIP dan lain-lain dan semuanya sudah terintegrasi termasuk di dalamnya pakaian seragam," kata Yuven.
Yuven jelaskan, kalau Pemkot Kupang memang mau memberikan perhatian lebih kepada masyarakat, tidak masalah, soalnya yakni Pemkot tidak bisa mengurus semua hal. "Faktanya soal seragam gratis masyarakat belum melihat itu sebagai beban," tegasnya.
Lanjutnya, akan sangat lebih baik dan tepat jika Pemkot lebih memerhatikan peningkatan infrastruktur, sarana dan prasarana serta peningkatan kapasitas tenaga pendidik. Menurutnya hal-hal itu bersentuhan langsung dengan peningkatan sumber daya manusia. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/ewalde-taek-soroti-program-seragam-gratis-pemkot-kupang.jpg)