Minggu, 17 Mei 2026

Pelabuhan Laut Lewoleba Akan Dikelola Kementerian Perhubungan RI

Pemda Lembata menurutnya tidak memiliki kemampuan keuangan yang cukup untuk bisa merevitalisasi pelabuhan ini.

Tayang:
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/RICARDUS WAWO
Fasilitas Pelabuhan Laut Lewoleba yang rusak belum juga diperbaiki oleh Pemda Lembata. Gambar diabadikan Senin (18/19/2019). 

Pelabuhan Laut Lewoleba lanjut Vigis menjadi teras ekonomi Kabupaten Lembata. Oleh karena itu, pemda diminta juga untuk mempertimbangkan dan tidak mengabaikan sektor ekonomi.

“Karena kapal-kapal kargo atau kapal-kapal kontainer juga tidak mau lama-lama di sini,” tandasnya.

Di sisi lain banyak vender-vender yang tidak ada menurutnya cukup beresiko bagi kapal-kapal yang melakukan manuver saat hendak bersandar.

“Karena kalau tidak diserahkan ke otoritas maka sampai detik ini juga tetap begini,” imbuhnya.

“Termasuk kapal penumpang juga bersandar di dermaga yang seperti ini yang dibangun pada tahun 1985 namun sampai saat ini masih seperti ini.”

Pemda Lembata menurutnya tidak memiliki kemampuan keuangan yang cukup untuk bisa merevitalisasi pelabuhan ini.

“Inilah yang harusnya pemerintah daerah, ya marilah kita sama-sama berpikir untuk kampung ini, lebih baik serahakan saja ke syahbandar biar APBN bisa membantu ini, karena itu otoritas mereka,” pungkasnya.

Dia pun membandingkannya dengan Pelabuhan Laut Larantuka yang sudah dikelola oleh Syahbandar. Fasilitas pelabuhan di ibu kota Kabupaten Flores Timur itu menurutnya jauh lebih baik dari yang ada di Lewoleba

Warga Lewoleba, Roy Begi, juga merasa prihatin dengan kondisi Pelabuhan Laut Lewoleba sekarang. Pada malam hari kondisi pelabuhan gelap gulita. Sementara ada banyak kapal yang berdesak-desakan berlabuh di sana dan baru akan beraktivitas pada pagi hari. 

Kata Roy, jika ada kapal Pelni berukuran besar yang hendak buang sauh otomatis pelabuhan itu harus disterilkan dari kapal-kapal kecil lain. Hal ini harus dilakukan karena pelabuhan yang sempit.

Wilayah Ruteng dan Labuan Bajo Diprediksi Hujan Lokal. Yuk Simak Penjelasannya!

Pelajar 14 Tahun Bawa Mobil Pikap, Hilang Kendali Seruduk 13 Motor dan Pejalan Kaki, Kronologi Info

Selain itu, kayu-kayu pada bagian jembatan titian (titian) juga sudah keropos dan nyaris roboh semuanya. Dia khawatir kalau tak segera diperbaiki oleh pemerintah, Pelabuhan Laut Lewoleba akan menjadi pelabuhan dengan fasilitas paling buruk di NTT. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved