Selasa, 14 April 2026

Kasus Penikaman di Rangkat Ruteng

Polisi Masih Dalami Keterangan Korban Penikaman di Rangkat, Manggarai

Aparat Polres Manggarai masih mendalami keterangan Yohanes Liko alias Hans, korban penikaman di Rangkat, Kelurahan Watu, Kecamatan Langk

Penulis: Aris Ninu | Editor: Ferry Ndoen
PK/RIS
Yohanes Liko alias Hans, korban penganiayaan di Rangkat, Kelurahan Watu, Manggarai.   

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG-COM-RUTENG-Aparat Polres Manggarai masih mendalami keterangan Yohanes Liko alias Hans, korban penikaman di Rangkat, Kelurahan Watu, Kecamatan Langke Rembong, Manggarai.

Pasalnya, korban usai kejadian masih dalam keadaan terpengaruh alkohol usai menenggak moke bersama 10 rekannya di kos korban.

"Memang benar ada kejadia penikaman di Rangkat. TKPnya di kos-kosan Rangkat. Korban memang ke kantor polisi tapi belum membuat laporan polisi. Kalau korban sudah buat laporan akan kami sikapi," kata Kapolres Manggarai, AKBP Mas Anton Widyodigdo melalui Kasat Reskrim, AKP Satria Wira Yudha kepada POS-KUPANG.COM di Ruteng, Minggu (17/11/2019) siang.

Ia menjelaskan, korban ditikam di kosnya oleh rekanya usai minum moke.

"Korban perlu kita periksa dan korban harus membuat laporan polisi agar saksi-saksi kita periksa," papar Kasat Wira.

Kasus Kakak Aniaya Istri Adiknya Sampai Tewas, Polres Manggarai Olah TKP dan Periksa 2 Saksi

Untuk diketahui, sore itu, Sabtu (16/11/201), Yohanes Liko alias Hans (20), warga Rangkat, Kelurahan Watu, Kecamatan Langke Rembong, Manggarai pulang dari tempat kerja di sebuah bengkel mengajak temannya sekitar 10 orang ke kosnya.

Dari pukul 16.00 wita sampai pukul 18.00 wita mereka duduk di kosnya Hans di Rangkat, Kelurahan Watu menghabiskan 7 botol moke alias miras lokal.

Menjelang malam hari, datang istrinya Hans, teman-temannya pun diusir agar jangan minum moke lagi.

Hans lalu bersama istrinya menutup kamar kos.

Tiba-tiba datang Oben lalu mendobrak pintu dan masuk kamar memukuli Hans.

Hans pun tak membalas lalu bahu bagian kirinya ditikam menggunakan benda tajam.

Hans yang bersimbah darah lalu ditinggal oleh Oben, yang merupakan tetangga kosya.

Tak terima dianiaya Hans lalu mengadu ke Polres Manggarai.

"Saya dipukul di dalam kos. Pelakunya teman saya yang berasal dari Ngada. Pelakunya tetangga saya di Rangkat. Saya tidak tahu kenapa dia pukul lalu tikam saya di bahu kiri," kata Hans, yang ditemui POS-KUPANG.COM di Piket Mapolres Manggarai, Sabtu (16/11/2019) malam.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved