Maknai Hari Orang Miskin, Frater Ledalero Maumere Mengais Sampah di TPA

Guna memaknai hari orang miskin, Frater Ledalero Maumere Sikka mengais sampah di TPA

POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a
Para Frater Unit St. Gabriel Ledalero bersama pemulung, Minggu (17/11/2019) mengais sampah di TPA Watuwoga, 20-an Km arah utara Kota Maumere, Pulau Flores. 

Guna memaknai hari orang miskin, Frater Ledalero Maumere Sikka mengais sampah di TPA

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Jarum jam telah menunjukkan pukul 09.00 Wita, Minggu (17/11/2019). Di halaman Unit St. Gabriel Ledalero, 8 Km arah barat Kota Maumere, Pulau Flores, telah berkumpul puluhan frater. Bersama Pater Hendrik Maku, SVD, dan Bruder Francy, mereka akan menuju menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Watuwoga, sekitar 20-an Km arah utara Kota Maumere.

Setibanya di TPA itu, belasan pemulung sedang menunggu kehadiran para frater. Senyum bahagia para pemulung menerima kedatangan rombongan para frater.

Anak-Anak St Gregorius Agung Waingapu Tampil Bersinar Dalam Pesparani Sumba Timur 2019

Ketua pemulung, Laurensia Meti, menyapa dan menyalami segenap rombongan. Sejenak bersalaman, para frater bersama belasan pemulung menuju lokasi penumpukan sampah bersama-sama mengais rezeki.

Tak peduli dengan aroma yang mengenyat, mereka mengumpulkan berjenis sampah yang akan ditukarkan dengan rupiah. Hampir satu jam lebih mengais sampah, mereka istirahat saling berkenalan dan berbagi pengalaman dengan para pemulung.

Detik-detik Pilot Batik Air Dievakuasi Diduga Serangan Jantung dalam Penerbangan Jakarta - Kupang

Keceriaan hari itu diisi makan siang dengan menu yang telah disiapkan oleh para frater kemudian foto bersama. Pater Hendrik Maku, SVD membagikan sumbangan sabun mandi, sabun cuci, buku tulis dan pakaian.

Laurensia Meti, mengaku semua pemulung sangat senang menerima kedatangan para frater.

"Tempo hari, ada yang kunjungi kami ambil gambar dan data-data pribadi. Mereka janjikan akan memberi sumbangan, tapi tidak ada sampai saat ini," ujar Laurensia Meti.

Pater Hendrik Maku, SVD, menyampaikan terima kasih telah diterima baik para pemulung.

"Kalian bagian dari diri kami. Bagian dari kepedulian kami. Kami ke tempat ini bukan sekedar menebar pesona. Kami ke sini untuk belajar tentang kerja keras, ketekunan, pantang menyerah dan optimisme," ujar Pater Hendrik Maku.

Kunjungan ke TPA,lanjut Pater Hendrik Maku, SVD diinspirasi oleh himbauan Paus Fransiskus, menetapkan tanggal 17 November sebagai hari orang miskin sedunia. Himbauan itu menjadi poin penting dari pimpinan SVD sedunia, sebagaimana tersurat dalam majalah Arnoldus Notta edisi November 2019. (laporan reporter pos-kupang.com, egiius moa').
pos-kupang.com/eginius mo'a

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved