Wakil Ketua DPR RI Bersama Gubernur NTT Sambangi Lahan Garam di Nunkurus Kupang

Pejabat Wakil Ketua DPR RI Bersama Gubernur NTT Sambangi Lahan Garam di Nunkurus Kabupaten Kupang

Wakil Ketua DPR RI Bersama Gubernur NTT Sambangi Lahan Garam di Nunkurus Kupang
POS-KUPANG.COM/Edi Hayong
Wakil Ketua DPR RI, Rachmad Gobel bersama Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, ketika memantau lahan garam di Nunkurus, Jumat (15/11/2019) 

Pejabat Wakil Ketua DPR RI Bersama Gubernur NTT Sambangi Lahan Garam di Nunkurus Kabupaten Kupang

POS-KUPANG.COM | OELAMASI - Wakil Ketua (Waket) DPR RI, Rachmad Gobel bersama Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, menyambangi lahan garam di Nunkurus, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang.

Lahan garam yang menjadi objek kunjungan Waket DPR RI ini dikembangkan Perusahaan Timor Livestock Lestari pimpinan Danil Cherlin.

Kepala OJK NTT, Robert Sianipar: Masyarakat NTT Semakin Kenal Fintech

Disaksikan POS-KUPANG.COM, Jumat (15/11/2019), kehadiran Waket DPR RI bersama Gubernur NTT dan sejumlah pimpinan OPD Provinsi diterima Sekda Kabupaten Kupang, Ir. Obet Laha, Asisten II Sekda Kupang juga beberapa kepala dinas Kabupaten Kupang, jajaran Polres Kupang, Direktur Perusahaan Timor Livestock Lestari, Danil Cherlin.

Ketika tiba di lokasi, Wakil Ketua DPR RI, Rachmad Gobel dan Gubernur NTT langsung melihat petak garam yang ada. Sesekali Rachmad Gobel menanyakan soal produksi garam selama ini dan berapa ton telah diangkut keluar dari NTT dan dijelaskan Danil Cherlin.

Sidang Kasus Korupsi NTT Fair, Yuli Afra Tidak Dapat Arahan Gubernur Frans Lebu Raya

Informasi yang diperoleh dari Koordinator lapangan lahan garam di Nunkurus, Doni Laisnima, lahan yang tersedia seluas 600 hektar. Pengembangannya dimulai tahun 2018. Panen baru dilakukan satu kali dimana total diangkut ke Surabaya, Jawa Timur melalui Pelabuhan Tenau-Kupang 12 kontainer.

"Kalau satu kontainer bisa mengangkut 20 ton garam. Sampai Nopember ini sudah diangkut 12 konteiner langsung ke Surabaya," kata Doni.

Dirinya mengatakan, total tenaga kerja lokal 60-an orang yang merupakan nak asli Nunkurus. Total lahan yang ada merupakan milik 186 orang dengan perjanjian sewa pakai selama 30 tahun.

"Gaji para pekerja, katanya, Rp 65.000/hari yang diterima seminggu sekali. Para pekerja masuk Pukul 08.00 Wita dan pulang Pukul 17.00 Wita," katanya. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved