Tahukah Kamu Seperti Apa Lokasi Narapidana Teroris Ditempatkan? Berikut Foto-fotonya Bikin Merinding

Taukah Kamu Seperti Apa Lokasi Narapidana Teroris Ditempatkan? Berikut Foto-fotonya Bikin Merinding

Editor: maria anitoda
KOMPAS.COM
Taukah Kamu Seperti Apa Lokasi Narapidana Teroris Ditempatkan? Berikut Foto-fotonya Bikin Merinding 

Tahukah Kamu Seperti Apa Lokasi Narapidana Teroris Ditempatkan? Berikut Foto-fotonya Bikin Merinding

POS-KUPANG.COM - Tahukah Kamu Seperti Apa Lokasi Narapidana Teroris Ditempatkan? Berikut Foto-fotonya Bikin Merinding

Telah terjadi beberapa aksi bom di Indonesia. Termasuk kejadian bom bunuh diri di dalam markas Polrestabes Medan pada Rabu (13/11/2019) pagi ini.

Dilaporkan satu orang terduga pelaku ditemukan tewas dalam tubuh hancur.

Wanita Suku Apatani di India Wariskan Tradisi Sumbat Hidung, Bagaimana Cara Mereka Bernapas?

Putus Sama Pacar Bulenya Nikita Mirzani Malah Punya Gebetan Baru Billy Syahputra Bongkar Rahasia

Intip Yuk! Ramalan Zodiak Cinta Kamis 14 November 2019 Virgo Patah Hati Scorpio Salah Langkah

Kini, Polrestabes Medan sedang mengusut kasus ini.

Di tengah banyak kasus bom di Indonesia, nyatanya masyarakat internasional memuji cara Indonesia memperlakukan narapidana teroris dan upaya pencegahan radikalisasi di lembaga pemasyarakatan.

“Pengalaman Indonesia dalam deradikalisasi narapidana teroris (napi) menjadi kontribusi positif bagi upaya penanggulangan terorisme global,” kata Wakil Tetap RI untuk PBB di New York, Duta Besar Dian Triansyah Djani.

Ia menyampaikan pernyataan itu saat memimpin pertemuan Arria-Formula Dewan Keamanan PBB (DK PBB) di Markas Besar PBB, New York pada Selasa (12/11/2019).

Pertemuan bertema Challenges to Radicalization in Prisons yang diikuti 15 negara anggota DK dan lebih dari 12 negara anggota PBB lainnya tersebut merupakan kerja sama Indonesia, Belgia serta United Nations Office on Drugs and Crimes (UNODC).

Para peserta pertemuan menyampaikan pandangan dan pengalaman dalam upaya menangani napi teroris, deradikalisasi di lembaga pemasyarakatan, serta rehabilitasi dan reintegrasi napi dalam masyarakat.

Dian menjelaskan, pertemuan Arria-Formula DK PBB kali ini bertujuan membahas pengelolaan risiko terhadap napi teroris.

Cara Indonesia kelola napi teroris

Pada pertemuan ini Direktur Jenderal Pemasyarakatan (PAS), Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI, Sri Puguh Budi Utami menjadi pembicara utama.

“Indonesia menerapkan berbagai pendekatan dalam pengelolaan napi teroris di lembaga pemasyarakatan melalui kerja sama dengan berbagai pihak,” ujar Utami.

Nusakambangan
Nusakambangan ()

Ia melanjutkan, semua pihak, mulai dari pemuka agama, penyintas serangan bom, bahkan mantan napi teroris juga dilibatkan dalam proses deradikalisasi.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved