Partai Gerindra Belu Masih Komunikasi Lintas Parpol Untuk Berkoalisi

Partai Gerindra Kabupaten Belu masih bomunikasi lintas parpol untuk berkoalisi

Partai Gerindra Belu Masih Komunikasi Lintas Parpol Untuk Berkoalisi
POS KUPANG/TENY JENAHAS
Bupati Belu, Willybrodus Lay. 

Partai Gerindra Kabupaten Belu masih bomunikasi lintas parpol untuk berkoalisi

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Partai Gerindra Kabupaten Belu masih melakukan komunikasi politik lintas parpol untuk bisa berkoalisi dalam Pilkada Belu 2020 mendatang.

Gerindra belum menjatuhkan pilihan kepada bakal calon yang sudah mendaftar di Gerindra yaitu, Willybrodus Lay dan dr. Agus Taolin masing-masing sebagai bakal calon bupati Belu serta bakal calon wakil bupati Belu Anton Bele dan Alo Hale Serens.

Ini Kronologi Penemuan Bocah 5 Tahun yang Diduga Tewas Tenggelam di Nagekeo

Hal itu dikatakan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Belu, Salmon Tonak ketika dikonfirmasi Pos, Selasa (5/11/2019).

Menurut Salmon, berkas pendaftaran para bakal calon bupati dan wakil bupati sudah diserahkan ke tingkat DPD Partai Gerindra NTT. Selanjutnya partai melakukan survey.

Sampai saat ini, Gerindra belum menetapkan dukungan terhadap bakal calon yang sudah mendaftar. Gerindra masih melakukan komunikasi politik lintas parpol untuk berkoalisi pada Pilkada Belu 2020.

BREAKING NEWS: Diduga Tenggelam Bocah 5 Tahun di Nagekeo Ditemukan Tewas

"Hasil belum ada dan kita menunggu. Ada dua bakal calon bupati dan dua bakal calon wakil bupati yang mendaftar di Gerindra. Kita belum tahu siapa yang akan diusung Gerindra. Lagian waktunya masih jauh", kata Salmon.

Lanjut Salmon, biasanya Gerindra menyiapkan kader, baik sebagai calon bupati maupun calon wakil bupati agar bisa berpasangan. Namun saat Partai Gerindra Kabupaten Belu membuka pendaftaran, tidak ada kader Gerindra yang mendaftar.

Meski kader Gerindra tidak ada yang mendaftar sebagai bakal calon bupati dan bakal calon bupati Belu, namun Gerindra tetap melakukan komunikasi politik dengan parpol yang lain agar nanti bisa berkoalisi. Sebab, dilihat dari perolehan kursi DPRD Belu yang hanya tiga kursi, Gerindra tidak bisa mengusung paket sendiri.

Salmon menambahkan, melihat waktu suksesi pilkada Belu yang masih terlalu lama, Gerindra tetap mengikuti irama atau dinamika politik di Belu. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved