Ini Kronologi Penemuan Bocah 5 Tahun yang Diduga Tewas Tenggelam di Nagekeo

Ini kronologi penemuan Bocah 5 Tahun yang diduga Tewas Tenggelam di Nagekeo

Ini Kronologi Penemuan Bocah 5 Tahun yang Diduga Tewas Tenggelam di Nagekeo
THINKSTOCK.COM
ilustrasi 

Ini kronologi penemuan Bocah 5 Tahun yang diduga Tewas Tenggelam di Nagekeo

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Seorang bocah berusia 5 tahun diduga tenggelam di Kali Nanga Kelurahan Mauponggo Kecamatan Mauponggo Kabupaten Nagekeo.

Diketahui bocah itu adalah Bryan Bisa Bia, berasal dari Kampung Lokasambi, Desa Keliwatulewa, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo.

BREAKING NEWS: Diduga Tenggelam Bocah 5 Tahun di Nagekeo Ditemukan Tewas

Kapolsek Mauponggo, Ipda Elfridus Watumoy, ketika dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, membenarkan kejadian naas yang menimpa bocah tersebut.

"Pada hari senin tanggal 04 November 2019 sekitar pkul.19.00 wita berlokasi di kali Nanga (muara) telah di temukan sesosok mayat seorang laki-laki atas nama Bryan Busa Bia, umur 5 tahun, Katholik, Kampung Lokasambi, Desa Keliwatulewa, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo," ungkap Ipda Elfridus, Selasa (5/11/2019).

Ipda Elfridus mengatakan berdasarkan keterangan saksi dan hasil pemeriksaan medis di Puskemas Mauponggo di pastikan korban meninggal karena tenggelam.

Anggota DPRD TTU Temukan Selisi Anggaran Rp 200 Miliar Lebih dalam Dokumen KUA PPAS

"Kejadian penemuan mayat tersebut tidak dilaporkan ke Polsek Mauponggo, di karenakan pihak keluarga dapat menerima kematian korban sebagai musibah," ungkapnya.

Ipda Elfridus menjelaskam Senin (4/11/2019) pada pukul 18.00 Wita ibu korban atas Imelda Buda menyampikan kepada MathiasTiba meminta cari korban.

"Ibu korban meminta tolong cari korban karena sampai dengan saat ini korban sebelum berada di rumah selanjutnya ibu korban bersama dengan saudara Mathias Tiba mencari korban di kampung namun tidak menemukan," jelasnya.

"Karena panik, ibu korban dan Matias menyampaikan kapada masyarakat untuk membantu mencari korban," ungkapnya.

Ia mengatakan selanjutnya di dapat informasi bahwa tadi siang hari ada anak-anak yang mandi di kali di lokasi tempat korban di temukan.

"Selanjutnya ibu korban bersama masyarakat menuju ke lokasi dan setibanya di lokasi di dapati baju korban berada di tepi kali. Selanjutnya masyarakat langsung menyusuri kali dan menemukan mayat korban berada di dalam air," ujarnya.

Ia mengatakan selanjutnya mayat korban di evakuasi ke Puskemas Maupongo untuk di lakukan pemeriksaan.

"Mayat korban di bawah ke rumah duka oleh pihak keluarga dan pada hari Selasa, tanggal 05 November pukul 04.00 Wita mayat korban di bawah ke Aeramo, kecamatannAesesa untuk di kuburkan," paparnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved