Gedung Kebaktian Jemaat Zaitun Pitay Telan Dana Rp 710 Juta Lebih
Jemaat Zaitun Pitay, Kecamatan Sulamu, kini boleh bernapas lega. Pasalnya, mereka bisa beribah dengan tenang di dalam gedung kebaktian permanen.
Penulis: Edy Hayong | Editor: Rosalina Woso
Gedung Kebaktian Jemaat Zaitun Pitay Telan Dana Rp 710 Juta Lebih
POS-KUPANG.COM I OELAMASI--Jemaat Zaitun Pitay, Kecamatan Sulamu, kini boleh bernapas lega. Pasalnya, mereka bisa beribah dengan tenang di dalam gedung kebaktian permanen.
Gedung kebaktian Jemaat Zaitun berukuran 18x46 m2 dengan jumlah anggaran pembangunan mencapai Rp. 710.080.000 diluar swadaya tenaga masyarakat.
Ketua Panitia Pembangunan Niander Pian dalam laporannya dihadapan Bupati Kupang, Korinus Masneno dan undangan lainnya, Minggu (3/11/2019) menyampaikan bahwa gedung kebaktian ini mulai peletakan batu pertama tanggal 21 September 2008 oleh Wabup Kupang saat itu Ruben Funay. Dengan gedung baru ini diharapkan jemaat bisa melaksanakan ibadah dengan tenang dan nyaman.
Mesy Dilak salah seorang Jemaat Zaitun Pitay mengungkapkan rasa syukurnya atas peresmian gedung Kebaktian ini yang menurutnya sudah lama dirindukan semua jemaat. Dirinya bersyukur berkat kasih Tuhan Yesus pembangunan gedung ini dapat diselesaikan dengan baik dan dimanfaatkan untuk beribadah.
Peresmian gedung Kebaktian Jemaat Zaitun juga dirangkai dengan peletakan batu pembangunan pastori oleh Bupati Kupang Korinus Masneno dan ditandai dengan Ibadah penahbisan Gedung Kebaktian dan peletakan batu rumah Pastori yang dipimpin oleh Pdt. Elisa Maplani,S.Th, M.Si yang diikuti oleh seluruh jemaat dan undangan yang hadir.
Sekretaris Sinode GMITPdt. Yusuf Nakmoda dalam suara Gembalanya menyatakan keberhasilan Jemaat Zaitun Pitay membangun Gedung Kebaktian ini merupakan buah dari persekutuan jemaat yang kuat.
Suksesnya Pembangunan ini jelas Nakmofa merupakan sebuah prestasi atas persekutuan dan iman jemaat yang patut dipertahankan.
“Membangun gedung tidak mudah, penuh pergumulan dan dinamika. Kebersamaan dan kesehatian untuk mensukseskan pembangunan rumah ini patut dijaga dan dipertahankan. Wariskan nilai budaya, nilai iman bagi generasi mendatang,” ungkap Nakmofa.
Dirinya yakin segala jerih lelah dan pemberian jemaat Zaitun, baik itu tenaga, daya dan dana dalam mendukung pembangunan gedung kebaktian ini tidak akan sia-sia karena Tuhan memperhitungkan dan pasti membalasnya.
“Tuhan memberkati jerih lelah, persembahan dan pemberian saudara,” Ungkap Yusuf.
• Hari ini Lima Daerah di NTT Berpotensi Terjadi Hujan, Yuk Simak Penjelasannya!
• Mahasiswa Undana Turut Andil Percantik Wajah Sulamanda
• Diduga Perkosa Gadis Amanatun Selatan, Keluarga Korban Lihat Benyamin Selan Plesir di Surabaya
Peresmian tersebut ditandai dengan penandatangan Prasasti dan pengguntingan pita dipintu masuk Gedung Kebaktian Zaitun oleh Bupati Kupang Korinus Masneno didampingi Sekretaris Sinode GMIT Pdt. Yusuf Nakmofa, Ketua Klasis Sulamu Pdt. Yunus Kaytulang, KMJ Zaitun Pdt. Betharia B.N. Ely Manafe.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong)