Pilkada Sumba Timur 2020, Komunikasi Politik Golkar dengan Sejumlah Parpol Hampir Final

Jelang Pilkada Sumba Timur 2020, Komunikasi Politik Golkar dengan Sejumlah Parpol Hampir Final

Pilkada Sumba Timur 2020, Komunikasi Politik Golkar dengan Sejumlah Parpol Hampir Final
POS-KUPANG.COM/ ROBERT ROPO
Ali Oemar Fadaq 

Jelang Pilkada Sumba Timur 2020, Komunikasi Politik Golkar dengan Sejumlah Parpol Hampir Final

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Menghadapi Pilkada Kabupaten Sumba Timur Tahun 2020, partai Golongan Karya (Golkar) terus gencar mencari Bakal Calon (Balon) Wakil Bupati Sumba Timur terbaik guna mendampingi Calon Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali untuk diusung bertarung dalam Pilkada Sumba Timur Tahun 2020.

Untuk mencari wakil terbaiknya, pihak DPD Partai Golkar Sumba Timur juga terus melakukan komunikasi politik dengan partai Politik lainya, meskipun partai Golkar bisa mengusung sendiri tanpa berkoalisi dengan partai Politik lain karena telah memenuhi persyaratan bahakan lebih dari 20 persen dimana partai berlambang pohon beringin besar itu memiliki 8 kursi di DPRD Sumba Timur.

Henriette Hutabarat-Lembang Buka Pra Sidang Raya Perempuan Gereja PGI di Sumba Barat Daya

Ketua Harian Partai Golkar Kabupaten Sumba Timur, Ali Oemar Fadaq, ketika dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Minggu (3/11/2019) menjelaskan, Partai Golkar Sumba Timur menjadi satu-satunya partai yang dapat mengusung calon bupati dan calon wakil bupati tanpa harus berkoalisi dengan partai politik lain. Sebab partai Golkar penuhi persyaratan 20 persen atau minimal 6 kursi di DPRD bahakan partai Golkar memiliki 8 kursi di DPRD.

Meskipun begitu, kata AOF yang sering dikenal di dunia politik ini, pihaknya tetap membangun komunikasi politik dengan semua partai politik guna menemukan Balon Wakil Bupati.

Kisah Kanis Lasar: Mantan Pecandu Ganja Berhenti Merokok Demi Anak dan Istri

"Kita tetap bangun komunikasi baik PDIP, Demokrat, dan semua partai politik, kita tawarkan, meskipun kita merupakan satu-satunya partai yang mengusung sendiri tanpa harus berkoalisi,"ungkap AOF.

AOF mengaku, dari hasil komunikasi politik itu, ada sejumlah partai politik yang hampir final untuk berkoalisi dengan partai Golkar. Namun AOF enggan menyebutkanya partai mana-mana.

"Ini masih sembunyi, kan kita lagi bangun komunikasi. Jadi formatnya di Golkar ini kita tidak berdiskusi soal calon bupati tapi soal calon wakil bupati. Nanti juga didukung dengan hasil survei,"ungkap AOF. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved