Henriette Hutabarat-Lembang Buka Pra Sidang Raya Perempuan Gereja PGI di Sumba Barat Daya
Dr. Henriette Hutabarat-Lembang Buka Pra Sidang Raya Perempuan Gereja PGI di Sumba Barat Daya
Penulis: Petrus Piter | Editor: Kanis Jehola
Dr. Henriette Hutabarat-Lembang Buka Pra Sidang Raya Perempuan Gereja PGI di Sumba Barat Daya
POS-KUPANG.COM | TAMBOLAKA - Ketua Umum persekutuan gereja-gereja di Indonesia (PGI), Dr. Henriette Hutabarat-Lembang, secara resmi membuka kegiatan pra sidang raya perempuan gereja PGI yang berlangsung di lapangan Galatama, Tambolaka, Sumba Barat Daya, Sabtu (2/11/2919).
Acara tersebut dimeriahkan dengan berbagai tarian khas Sumba Barat Daya dan dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya, dr.Kornelius Kodi Mete-Marthen Christian Taka, S.IP, jemaat gereja kristen se Kabupaten Sumba Barat Daya, perwakilan umat lintas agama dan berbagai undangan lainnya. Hadir pula mantan Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya, Markus Dairo Tallu, S.H bersama ibu yang juga adalah anggota DPR RI, Ratu Wula, .S.T dan staf ahli bidang politik dan pemerintahan Provinsi NTT, Semuel Pakereng.
• Kisah Kanis Lasar: Mantan Pecandu Ganja Berhenti Merokok Demi Anak dan Istri
Dalam sambutannya, Ketua umum PGI, Pendeta Dr. Henriette Hutabarat-Lembang, mengatakan, sidang raya PGI ke ke-17 akan berlangsung di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, tanggal 8-13 Nopember 2019.
Seperti biasa, pesta iman 5 tahunan ini didahului dengan kegiatan pra sidang raya yakni pertemuan raya perempuan gereja PGI di Tambolaka, Sumba Barat Daya dan pertemuan raya pemuda PGI di Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat tanggal 2-5 Nopember 2019.
• Hypermart Bundaran PU Kupang Tawarkan Mesin Cuci Hanya Rp 1 Jutaan
Pra sidang raya perempuan terlaksana merupakan sebuah ajang bagi kaum perempuam berbagi pengalaman. Kaum perempuan akan melihat dan membahas bersama isue-isue strategis tentang kaum perempuan dewasa ini.
Menurutnya, sidang raya PGI kali ini mengusung tema, Aku adalah Yang Awal dan Akhir dengan sub tema bersama seluruh warga bangsa, gereja memperkokoh NKRI yang demokratis, adil dan sejahtera bagi semua ciptaan berdasarkan pancasila dan UUD 1945.
Menurutnya, saat ini banyak masalah yang mendiskriminasi kaum perempuan, banyak menjadi pekerja migran, banyak kaum perempuan tidak tamat sekolah dan lain-lain. Berbagai persoalan yang mendera kaum perempuan hendaknya harus mendapat perlindungan hukum yang adil. Karenannya, ia mengajak seluruh warga membangun persatuan dan kesatuan bangsa, membangun persatuan dan kesatuan gereja sebagai satu kesatuan dalam tubuh Kristus.
Untuk itu, ia menghimbau kaum perempuan Kristen khususnya dan warga bangsa indonesia umumnya mengembangkan budaya damai mulai dari keluarga dan tulus ikhlas dan kasih sayang menjalani kehidupan di dunia ini.
Ia menanbahkan, semua hasil diskusi rumusan persoalan tentang perempuan akan dibawah dan disidangkan pada sidang raya PGI di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, 8-13 Nopember 2019.
Sementara itu Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya, dr.Kornelius Kodi Mete mengawali sambutannya menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta pra sidang raya perempuan PGI yang datang dari seluruh wilayah indonesia. Sebagai pemimpin Kabupaten Sumba Barat Daya, pemerintah siap mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut hingga selesai.
Dalam kesempatan itu, Bupati Kodi Mete juga menghimbau seluruh masyarakat Sumba Barat Daya tetap menjaga suasana kondusif agar pelaksanaan pra sidanf raya perempuan berjalan aman dan lancar. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)