Anies Baswedan Kritik E-Budgeting Peninggalan Jokowi & Ahok , Eks Veronica Tan Bilang ini, Nyinyir?

Anies Baswedan Kritik E-Budgeting Peninggalan Jokowi & Ahok , Eks Veronica Tan Bilang ini, Nyinyir?

Anies Baswedan Kritik E-Budgeting Peninggalan Jokowi & Ahok , Eks Veronica Tan Bilang ini, Nyinyir?
Kolase TribunNewsmaker - Kompas Image/Tribunnews.com/ Danang Triatmojo
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Anies Baswedan 

Mahendra menyatakan, menurut aturan, detail komponen anggaran baru disusun setelah dokumen kebijakan umum anggaran-prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) ditandatangani, yakni saat menyusun rencana kerja dan anggaran (RKA).

Sementara dalam sistem e-budgeting, detail komponen anggaran harus dimasukkan ke sistem sejak awal atau sebelum menyusun KUA-PPAS .

Karena itu, setiap SKPD menyusun detail komponen anggaran berdasarkan harga perkiraan sementara (HPS) kegiatan serupa tahun-tahun sebelumnya, bukan komponen anggaran sebenarnya yang dibutuhkan untuk 2020.

"Bukan (anggaran sesungguhnya), akan diperbaiki," tutur Mahendra, Rabu (30/10/2019).

Anies salahkan sistem

Menanggapi kritik dari berbagai pihak soal penyusunan anggaran tersebut, Anies malah menyalahkan sistem yang ada.

Menurut Anies, kesalahan input anggaran disebabkan adanya kesalahan sistem digital.

"Sebenarnya itu yang saya panggil minggu lalu. Saya tidak umumkan karena memang itu review internal. Ini ada problem sistem, yaitu sistem digital, tetapi tidak smart," ujar Anies, Rabu.

Anies mengatakan, meskipun saat ini Pemprov DKI menggunakan sistem digital, pengecekannya tetap manual.

Akibatnya, tingkat lolosnya anggaran yang janggal pun terbilang tinggi. Sistem itu seharusnya bisa dilakukan dengan smart system.

Halaman
1234
Editor: Alfred Dama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved