Selasa, 5 Mei 2026

Riung Kaya Potensi Budaya dan Wisata yang Menakjubkan

Kecamatan Riung Kabupaten Ngada kaya potensi budaya dan wisata yang menakjubkan

Tayang:
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Suasana pembukaan festival Riung di Mbarungkeli Desa Latung Kecamatan Riung Kabupaten Ngada, Selasa (29/10/2019). 

Kecamatan Riung Kabupaten Ngada kaya potensi budaya dan wisata yang menakjubkan

POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Kecamatan Riung di Kabupaten Ngada Pulau Flores NTT terkenal dengan begitu banyak destinasi wisata.

Selain destinasi wisata alam, laut dan bukit, Riung memiliki begitu banyak potensi budaya, adat dan kearifan lokal yang sampai saat ini tetap terpelihara dengan baik.

Guna mendorong dan memajukan serta mempromosikan potensi tersebut, Pemerintah Kecamatan Riung bersama Pemda Ngada menggelar Festival Riung dan Permainan Rakyat.

Soal Pergub Nomor 44 Tahun 2019, Pemkab TTU Terbitkan Peraturan yang Lebih Detail

Festival tersebut berlangsung di Kampung Mbarungkeli Desa Latung Kecamatan Riung Kabupaten Ngada, sejak (Selasa 29/10/2019) hingga Rabu (30/10/2019).

Festival resmi dibuka oleh Bupati Ngada Drs. Paulus Soliwoa yang diwakili oleh asisten I setda Ngada, Emanuel Dopo.

Dalam sambutannya, Bupati Ngada Paulus Soliwoa yang dibacakan oleh Emanuel Dopo menyebutkan, sebagai orang Riung khususnya dan Ngada umumnya kita patut berbangga karena daerah kita memiliki potensi keindahan alam dan keanekaragaman budaya yang unik dan khas dengan daerah dan masyarakat lain yang ada di bumi pertiwi Indonesia tercinta ini.

Nasib 2.500 Peserta Seleksi Perangkat Desa di TTS Menggantung, Ini Penyebabnya

Ia menerangkan nenek moyang dan para leluhur kita telah begitu visioner dan inovatif di zaman yang penuh keterbatasan dan penuh kesulitan. Ditengah keterbatasan zaman pada saat itu, mereka telah melahirkan seni dan budaya yang menjadi warisan bagi kita saat ini.

"Budaya yang kita warisi saat ini adalah kebanggaan dan identitas kita sebagai orang Riung, Kita sebagai orang Ngada dan juga menjadi kebanggaan Bangsa Indonesia di mata dunia internasional. Kita hanya meneruskan dan hanya melestarikan budaya daerah, budaya bangsa yang menjadi obyek wisata di alam jagat raya ini," ungkapnya.

Ia mengungkapkan Festival Riung dan Festival Permainan Rakyat Riung adalah kesempatan emas bagi kita sebagai orang Ngada etnis Riung khususnya untuk secara mandiri memperkenalkan seni budaya.

Ia mengatakan melalui Festival ini, kita menampilkan berbagai potensi budaya lokal, potensi alam yang amat kaya yang harus kita gali dan di manfaatkan untuk kepentingan generasi muda kita, serta anak cucu kita.

"Melalui festival Riung, saya mengajak kita semua untuk bersama-sama, melestarikan sekaligus mewariskan keanekaragaman budaya kepada generasi penerus bangsa secara berkesinambungan setiap tahun," ujarnya.

Ia mengatakan pada kesempatan yang strategis dirinya ingin menegaskan beberapa hal.

Pertama, kegiatan ini merupakan event bersama yang sekaligus merupakan kewajiban bagi pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat untuk dapat menyampaikan pesan-pesan moral budaya lokal yang telah berjalan kepada masyarakat.

Sehingga, dapat diketahui berapa besar potensi lokal daerah yang kita miliki dan sudah sejauh manakah sentuhan-sentuhan pembangunan yang kita lakukan. Kita mesti bangga memiliki potensi, kita bersyukur bahwa kita sudah membangun.

Kedua, Festival budaya ini merupakan wahana strategis untuk memperkenalkan dan mempromosikan potensi serta produk-produk unggulan daerah, sehingga dapat diketahui masyarakat luas sekaligus dijadikan momentum peningkatan ekonomi menuju masyarakat yang maju, mandiri dan berbudaya.

Kegiatan ini harus menjadi ajang untuk menggali kembali seni budaya karena mengandung nilai-nilai budaya yang tinggi, yang merupakan identitas diri orang Riung. Kegiatan ini juga harus dilihat sebagai, sebuah peristiwa budaya daerah dan bangsa yang sangat berharga bagi generasi penerus untuk lebih mengenal dan mencintai budaya sendiri serta melestarikannya.

"Atas nama pemerintah Kabupaten Ngada, kami menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh elemen masyarakat di daerah ini, yang telah berupaya nyata menggali, melestarikan dan mewariskan kekayaan dan keanekaragaman budaya kepada generasi penerus. Oleh karena itu, kegiatan Festival ini, harus menjadi agenda dan kalender festival seni budaya tahunan di Kabupaten Ngada. Sekali lagi, Saya atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Ngada menyampaikan terima kasih yang berlimpah atas kehadiran kita semua pada acara pembukaan Pameran Festival Riung dan Festival Permainan Rakyat," ungkapnya.

Hadir pada kesempatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Ngada Bernardinus Dhey Ngebu, Anggota DPRD Kabupaten Ngada Hery Manek, Kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Ngada Methodius Reo Maghi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ngada Johanes Deketi Ase, Kapolsek Riung Gunter Meo, Camat Riung Alfian, Camat Wolomeze Kasmir Belo, para kepala desa se Kecamatan Riung, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Ngada juga undangan dan para peserta festival.

Pantauan POS-KUPANG.COM, pembukaan festival diawali dengan tarian kolosal yang merupakan pelajar SMA se Kecamatan Riung. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved