Peringati Sumpah Pemuda ke-91, SMKN 5 Kota Kupang Dapat Kado Dari Amerika Serikat
Peringati Sumpah Pemuda ke-91, SMKN 5 Kota Kupang mendapat kado dari Amerika Serikat
Penulis: Ryan Nong | Editor: Kanis Jehola
Peringati Sumpah Pemuda ke-91, SMKN 5 Kota Kupang mendapat kado dari Amerika Serikat
POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91 tahun 2019 terasa spesial bagi keluarga besar SMKN 5 Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT). Untuk pertama kalinya, sekolah kejuruan negeri itu mendapat penempatan guru bahasa Inggris dari negara Amerika Serikat.
Guru bahasa Inggris bernama Daniel (22) itu merupakan satu dari 120 relawan guru Amerika Serikat yang mengikuti program Peace Corps, kerjasama antara Kementerian Pendidikan RI dan Pemerintah Amerika Serikat.
• Momentum Sumpah Pemuda, Alfamart dan KBPP Polri Bantu Sepatu Untuk Siswa Kurang Mampu
Daniel diperkenalkan kepada seluruh civitas SMK Negeri 5 pada Apel peringatan Hari Sumpah Pemuda yang dilaksanakan di halaman sekolah pada Senin (28/10/2019) pagi.
Kepada POS-KUPANG.COM usai apel, Daniel mengungkapkan motivasinya mengikuti program relawan tersebut untuk bertukar dan saling belajar tentang pendidikan dan budaya di Indonesia.
• Bupati Sumba Barat Daya Tegaskan Bupati Berwenang Mengangkat, Melantik dan Memberhentikan ASN
"Untuk saya, itu saya pikir penting untuk bertukar informasi tentang pendidikan dan budaya sehingga bisa saling belajar," ujar Daniel dalam bahasa Indonesia yang terbata-bata.
Kesan pertama ketika tiba di NTT, akunya, ia menemukan keramahan baik masyarakat maupun keluarga besar sekolah. Sehingga harapannya,
"Banyak orang-orang ramah, staf sekolah sangat terbuka dan menerima sehingga saya sangat senang untuk berkolaborasi dengan guru dan siswa sehingga bisa mengembangkan pendidikan dan budaya bersama-sama," ujar pemuda kelahiran Rochester, New York Amerika Serikat ini.
Peace corps, jelasnya, merupakan program kerjasama pemerintah Amerika dan pemerintah Indonesia yang bertujuan untuk mempromosikan pemahaman bersama tentang pendidikan dan budaya secara bersama sama. Program ini mendatangkan 120 relawan untuk bekerja di Provinsi Jawa Timur, Jawa Barat dan NTT. Dan untuk wilayah NTT, tahun ini ditempatkan sebanyak delapan relawan guru, termasuk Daniel.
Sementara itu, Kepala SMK Negeri 5 Kupang Dra Safirah Abineno mengapresiasi program Peace Corps tersebut.
Ia menyebut, penempatan Daniel di sekolahnya merupakan sebuah hadiah dari pemerintah kepada sekolah, khususnya kepada para siswa.
"Di momen hari sumpah pemuda, mendapat hadiah spesial dari pemerintah karena kehadiran Daniel yang bisa menumbuhkan semangat pemuda di SMKN 5 untuk mampu bersaing dan berada di kancah Internasional," ujar Safirah.
Daniel, lanjut Safirah, akan menjadi tenaga guru di sekolah tersebut selama dua tahun terhitung dari Desember 2019.
"Saat ini, Daniel datang untuk perkenalan dan melakukan observasi selama tiga hari di sini. Hari Rabu beliau akan balik untuk program karantina di Kediri. Selama di sini, Daniel akan melihat metode pembelajaran, struktur dan manajemen sehingga menjadi bahan persiapan untuk tugasnya nanti," ujar Safirah.
Terkait peringatan sumpah pemuda, Safirah berpesan kepada para pemuda khususnya siswa dan siswinya untuk terus berjuang dalam melahirkan ide dan mengembangkan kemampuan agar dapat menjadi harapan dan masa depan bangsa dan masyarakat.