Uskup Katolik Dukung Pemberian Izin kepada Lelaki Menikah Jadi Pastor di Amazon sebagai Pengecualian

Para uskup Katolik di Roma mengusulkan untuk memberi izin kepada lelaki yang sudah menikah untuk menjadi Pastor di wilayah Amazon

kristiadipr
Pemimpin Umat Katolik sedunia, Paus Fransiskus bersama Orang Muda Katolik (OMK). 

Para Uskup Katolik Dukung Pemberian Izin kepada Lelaki Menikah Menjadi Pastor di Amazon sebagai Pengecualian

POS-KUPANG.COM - Para uskup Katolik di Roma mengusulkan untuk memberi izin kepada lelaki yang sudah menikah untuk menjadi Pastor di wilayah Amazon, mengecualikan mereka dari kewajiban selibat yang berumur ribuan tahun.

Usulan yang dihasilkan dari jajak pendapat itu muncul pada akhir sebuah pertemuan khusus di Vatikan tentang Amazon, tempat yang mengalami kekurangan jumlah pastor.

Supaya usulan tersebut bisa berlaku, ia harus mendapatkan dukungan dari Paus Fransiskus, yang dijadwalkan untuk mengungkapkan posisinya tak lama lagi.

Kelompok tradisionalis khawatir pelonggaran aturan ini akan menyebar ke seluruh Gereja Katolik, melemahkan karakter uniknya.

Jajak pendapat tersebut diadakan dalam pertemuan yang berlangsung selama tiga minggu, disebut sinode, dan dihadiri sekitar 180 uskup di Roma. Pertemuan tersebut juga mengkaji peran Perempuan dalam gereja, dan isu-isu lingkungan.

Gereja Katolik adalah institusi tertua di dunia Barat, berusia hampir 2000 tahun, dan beranggotakan lebih dari satu miliar orang.

Kenapa pastor begitu langka di Amazon?

Penduduk di sedikitnya 85% desa di Amazon tidak bisa menghadiri Misa setiap minggu, lansir kantor berita Reuters.

Diakon seperti Shainkiam Yampik Wananch melayani umat Katolik di Peruvian Amazon.
Diakon seperti Shainkiam Yampik Wananch melayani umat Katolik di Peruvian Amazon. (REUTERS)

"Terkadang perlu berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, sebelum seorang pastor bisa kembali ke suatu komunitas untuk merayakan Ekaristi, menawarkan sakramen tobat atau pengurapan orang sakit," kata dokumen sinode.

Halaman
1234
Editor: Agustinus Sape
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved