Gaji Nadiem Makarim Saat Jadi Bos Gojek dan Menteri Bak Langit dan Bumi Gak Percaya? Ini Rinciannya!
Gaji Nadiem Makarim Saat Jadi Bos Gojek dan Menteri Bak Langit dan Bumi Gak Percaya? Ini Rinciannya!
"Ada peluang besar untuk, ada terobosan besar untuk melakukan itu. Itu kira-kira kurang lebihnya," ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Jokowi menyebut bisa saja ada wakil menteri yang akan mendampingi Nadiem Makarim.
Ia menyebut nama wakil menteri untuk tiap kementerian akan segera diumumkan.
POS-KUPANG.COM - Nadiem Anwar Makarim atau Nadiem Makarim sudah dilantik Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan atau Mendikbud Republik Indonesia.
Nadiem Makarim Bos Gojek menjadi salah satu menteri Kabinet Indonesia Maju yang cukup fenomenal dan menjadi bahan perbincangan masyarakat.
Dia fenomenal karena berhasil menjadi menteri di usia yang relatif muda, 35 tahun, hal yang jarang terjadi dalam sejarah pemerintahan Indonesia.
Nadiem Makarim layak dinobatkan sebagai salah satu anak muda paling berpengaruh di Indonesia.
Di usianya yang masih sangat muda, Nadiem Makarim (33), sukses besar dengan perusahaan rintisan (startup) Gojek.
Kehidupan Nadiem sudah banyak dikaji.
Kesuksesannya merintis Gojek menjadi salah satu bisnis starup terkemuka patut diacungi jempol.
Nadiem Makarim ()
Lalu bagaimana dengan kehidupan pribadi dan rumah tangganya?
Sejak empat tahun lalu atau 2014, Nadiem mengakhiri masa lajang dan menambatkan hatinya pada seorang wanita, Franka Franklin.
Franka tentu bukan wanita sembarangan bisa meluluhkan hati seorang Nadiem Makarim.
Kini keduanya sudah dikaruniai seorang gadis yang cantik.
Lalu siapa Franka yang sukses meluluhkan hati seorang startup yang bahkan masuk salah satu dari 50 anak muda berpengaruh dunia?
Dirangkum tribun-timur.com dari berbagai sumber, berikut fakta-fakta tentang Franka Franklin:
1. Lulusan Belanda
Tak berbeda jauh dari suaminya, Franka ternyata juga memiliki karir gemilang di dunia bisnis digital.
Wanita yang lama menempuh pendidikan dan bekerja di luar negeri ini juga cukup lama wara wiri di dunia branding dan e commerce.
Dilansir dari situs Linkedin miliknya, Franka menyelesaikan studinya di Fashion Raffles Design Institute dan Northumbria University di Belanda.
Foto Pernikahan Nadiem Makarim dan Franka Franklin (FACEBOOK.COM/SARIMAKKIPHOTOGRAPHY)
2. Kerja di Singapura sebelum Balik Indonesia
Setelah lulus, ia langsung bekerja di sebuah agensi periklanan di Singapura, lalu kembali ke Indonesia tahun 2007 dan bergabung dengan sebuah agensi branding ternama.
3. Chief Marketing Officer Branding Kosmetik
Bahkan, di usianya yang belum genap 30 tahun, Franka Franklin juga sempat menjabat sebagai Chief Marketing Officer (CMO) di sebuah ritel e commerce kosmetik di Indonesia.
Dilansir Swa.co.id, kini, perempuan cantik yang banyak memiliki teman sosialita itu sedang fokus menjalani pekerjaannya sebagai Vice President (VP) merchandising dan pengembangan bisnis sebuah perusahaan fashion online ternama yang juga bekerja sama dengan para brand lokal.
4. Gabung Yayasan Sosial
Selanjutnya, tak mau menjadi pribadi yang hanya mementingkan diri sendiri, ia pun bergabung dengan gerakan pendidikan sosial Indonesia Mengajar sebagai Spesialis Komunikasi Strategis di 2010.
“Waktu itu saya datang sendiri tanpa diminta, saya tawarkan diri untuk kontribusi. Purely, I want to give back to Indonesia,” ungkap Franka Franklin dilansir Swa.co.id.
Ia ditugaskan untuk mencari orang-orang yang ditargetkan bergabung dalam gerakan itu, misalnya calon pengajar dan sponsor.
Kariernya pun menanjak saat ia bergabung dengan Kanmo Retail Group tahun 2011 sebagai Manajer Grup Digital dan E-commerce. Ia bertanggung jawab menangani Dept. Digital yang baru dibentuk.
“Dunia digital adalah hal baru bagi saya. Tapi tetap saya ambil, dan ini adalah keputusan terbaik selama karier saya. Kami membangun semua dari awal. Kami orang di toko,” ia menjelaskan.
Nampaknya, lompatan besar ini pula yang akhirnya mengantarkan Franka Franklin ke posisinya sebagai CMO Luxola Indonesia sekarang.
5. Menikah di Bali
Sukses dengan dunianya, Franka Franklin melengkapi hidupnya dengan menerima pinangan Nadiem Makarim 2014 silam.
Mereka menikah di pulau romantis dan dijuluki pulau dewata, Pulau Bali.
Agama
Selain soal status sosial, netizen penasaran dengan agama yang dianut istri Nadiem.
Berdasarkan penelusuran tribun-timur.com, sejumlah foto menunjukkan wanita cantik tersebut mengenakan kalung salib.
Misal dalam momen makan malam ini, background banyak orang dirinya mengenakan gaun putih dengan kalung salib di lehernya.
Franka Franklin, istri bos Gojek, mengenakan kalung salib (Facebook.com/SariMakkyPhotography)
Ada juga saat dirinya melangsungkan pernikahan.
Terlihat jelas dirinya mengenakan kalung salib saat foto dirinya diabadikan di hari bahagia tersebut.
Foto Pernikahan Nadiem Makarim dan Franka Franklin (FACEBOOK.COM/SARIMAKKIPHOTOGRAPHY)
Foto yang diposting akun facebook FrAndo Labetubun juga memperlihatkan Nadiem Makarim dan Franka Franklin melangsung pernikahan.
Foto pernikahan Nadiem Makarim dan Franka Franklin (Facebook/FrAndo Labetubun)
Selain foto pernikahan, akun FrAndo Labetubun juga memposting foto Nadiem Makarim seorang anak perempuan.
Nadiem Makarim menggendong anaknya. (Facebook/FrAndo Labetubun)
Untuk kedua foto di atas, akun FrAndo Labetubun memberi keterangan, Upacara Pernikahan mentri Pendidikan kita yg baru (tdk tahu kpn). Muslim turunan Arab, isterinya Katolik. Yg berkati pernikahannya Romo Johanes Sudrijanta SJ.Yang baptis anaknya secara Katolik adalah Rm Andang Binawan SJ.
#sumber foto dri bpk Edi Danggur.
Foto yang sama juga diposting akun instagram yosh_mbete_wangge dan muncul di akun instagram nadiemmakarimofficial
yosh_mbete_wangge: Nadiem, Seorg Muslim Taat bersama pastor yang baru membaptis putrinya. Isti pria berusia 35 tahun yg menjadi Mendikbud-Dikti ini adalah seorang katolik taat... semoga kebiasaan hidup toleransi yang dimilikinya mewabah pada seluruh anak bangsa
#nadiemmakarim
@nadiemmakarimm
Profile Nadiem Makarim
Berdasakan penelulusan di Wikipedia, Nadiem Makarim sendiri merupakan seorang pria beragam islam.
Jadi, apakah mereka beda agama? Entahlah..
Pria bernama asli Nadiem Anwar Makarim ini merupakan anak dari pasangan Nono Anwar Makarim dan Atika Algadri.
Pria kelahiran Singapura, 4 Juli 1984 ini memiliki darah campuran Arab dari ayahnya dan darah India dari sang ibu.
Untuk diketahui ayahnya adalah notaris kenamaan Indonesia sementara kakeknya adalah pejuang perintis kemerdekaan Indonesia keturunan arab yang berjasa dalam perundingan Linggarjati, perundingan Renville, KMB dan salah satu anggota parlemen pada masa awal berdirinya negara Republik Indonesia.
Istri Nadiem Makarim yang kini menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) mencuri perhatian saat hadiri pelantikan Kabinet Indonesia Maju Jokowi-Maruf periode 2019-2024.
Franka Franklin tampil memesona saat menghadiri pelantikan suaminya Nadiem Makarim sebagai menteri di Istana Presiden Jakarta, Rabu (23/10/2019).
Sosok Franka Franklin
Franka Franklin tengah menjalin kerjasama dalam bidang bisnis perhiasan bersama Happy Salma.
Brand perhiasan itu bernama Tulola, yang menjadi brand aksesoris lokal asal Bali.
Nadiem Makarim dan istrinya Franka Franklin. (FACEBOOK.COM/SARIMAKKIPHOTOGRAPHY)
Berikut Biodata lengkap Franka Franklin :
1. Pernah Menempuh Pendidikan di Luar Negeri
Dipantau dari Linkedin, Franka Franklin merupakan Fashion Raffles Design Institue dan Norhbumbria University, Belanda.
2. Karier
Tahun 2007, ia kembali ke Indonesia dan bergabung dengan sebuah agensi branding ternama.
Franka Franklin juga sempat bergabung dengan gerakan pendidikan sosial Indonesia Mengajar yang dipopulerkan Anies Baswedan.
Nadiem Makarim (Instagram/nadiemmakarimofficial)
Di sana, Franka Franklin bergabung sebagai Spesialis Komunikasi Strategis tahun 2010.
Catatan karir seorang Franka Franklin pun cukup cemerlang.
Franka Franklin kini diketahui menjabat sebagai Co-Owner dari Tulola Designs dan pernah menjadi Vice President Merchandising & Business Development di Berrybenka.com selama 3 tahun.
Franka Franklin bahkan juga pernah menjadi Brand Marketing & Communications Manager di Time International selama satu tahun.
3. Chief Marketing Officer Branding Kosmetik
Bahkan, di usianya yang belum genap 30 tahun, Franka juga sempat menjabat sebagai Chief Marketing Officer (CMO) di sebuah ritel e commerce kosmetik di Indonesia.
Dilansir Swa.co.id, kini, perempuan cantik yang banyak memiliki teman sosialita itu sedang fokus menjalani pekerjaannya sebagai Vice President (VP) merchandising dan pengembangan bisnis sebuah perusahaan fashion online ternama yang juga bekerja sama dengan para brand lokal.
4. Gabung Yayasan Sosial
Selanjutnya, tak mau menjadi pribadi yang hanya mementingkan diri sendiri, ia pun bergabung dengan gerakan pendidikan sosial Indonesia Mengajar sebagai Spesialis Komunikasi Strategis di 2010.
“Waktu itu saya datang sendiri tanpa diminta, saya tawarkan diri untuk kontribusi. Purely, I want to give back to Indonesia,” ungkap Franka dilansir Swa.co.id.
Ia ditugaskan untuk mencari orang-orang yang ditargetkan bergabung dalam gerakan itu, misalnya calon pengajar dan sponsor.
Kariernya pun menanjak saat ia bergabung dengan Kanmo Retail Group tahun 2011 sebagai Manajer Grup Digital dan E-commerce. Ia bertanggung jawab menangani Dept. Digital yang baru dibentuk.
“Dunia digital adalah hal baru bagi saya. Tapi tetap saya ambil, dan ini adalah keputusan terbaik selama karier saya. Kami membangun semua dari awal. Kami orang di toko,” ia menjelaskan. Nampaknya, lompatan besar ini pula yang akhirnya mengantarkan Franka ke posisinya sebagai CMO Luxola Indonesia sekarang.
5. Menikah di Bali
Sukses dengan dunianya, Franka melengkapi hidupnya dengan menerima pinangan Nadiem Makarim 2014 silam.
Mereka menikah di pulau romantis dan dijuluki pulau dewata, Pulau Bali.
Biodata suaminya Nadiem Makarim :
Melansir dari Wikipedia berikut biodata Nadiem Makarim.
Pemilik nama lengkap Nadiem Anwar Makarim adalah pengusaha asal Indonesia.
Pria kelahiran Singapura, 4 Juli 1984 (35 tahun) adalah pendiri serta CEO Go-Jek, sebuah perusahaan transportasi dan penyedia jasa berbasis daring.
Keluarga
Nadiem Anwar Makarim adalah putra dari pasangan Nono Anwar Makarim dan Atika Algadri.
Ayahnya adalah seorang aktivis dan pengacara terkemuka yang berketurunan Minang-Arab.
Nadiem Makarim Dipanggil ke Istana, Mengaku Siap Jadi Menteri Jokowi & Tinggalkan Jabatan CEO Gojek (Tangkapan Layar KompasTV)
Sedangkan ibunya merupakan penulis lepas, putri dari Hamid Algadri, salah seorang perintis kemerdekaan Indonesia.
Nadiem Makarim menikah dengan Franka Franklin.
Keduanya dikaruniai seorang anak perempuan, Solara Franklin Makarim.
Pendidikan
Nadiem menjalani proses pendidikan dasar hingga SLTA berpindah-pindah dari Jakarta ke Singapura.
Setelah menyelesaikan pendidikan SMA-nya di Singapura, pada tahun 2002 ia mengambil jurusan Hubungan Internasional di Brown University, Amerika Serikat.
Setelah memperoleh gelar sarjana pada tahun 2006, tiga tahun kemudian ia mengambil pasca-sarjana dan meraih gelar Master of Business Administration di Harvard Business School.
Bisnis
Tahun 2018 lalu, Nadiem Makarim menduduki urutan ke 150 dalam 150 orang terkaya di Indonesia.
Kekayaan Nadiem Makarim kurang lebih Rp 1,4 Miliar.
Pada tahun 2006, Nadiem memulai kariernya sebagai konsultan manajemen di McKinsey & Company.
Setelah memperoleh gelar MBA, ia terjun sebagai pengusaha dengan mendirikan Zalora Indonesia.
Di perusahaan tersebut ia juga menjabat sebagai Managing Editor. Setelah keluar dari Zalora, ia kemudian menjabat sebagai Chief Innovation Officer (CIO) Kartuku, sebelum akhirnya fokus mengembangkan Go-Jek yang telah ia rintis sejak tahun 2011.
Saat ini Go-Jek merupakan perusahaan rintisan terbesar di Indonesia. Pada bulan Agustus 2016, perusahaan ini memperoleh pendanaan sebesar USD 550 juta atau sekitar Rp 7,2 triliun dari konsorsium yang terdiri dari KKR, Sequoia Capital, Capital Group, Rakuten Ventures, NSI Ventures, Northstar Group, DST Global, Farallon Capital Management, Warburg Pincus, dan Formation Group.
McKinsey & Co (2006-2009)Sekembalinya dari Harvard dengan gelar MBA, Nadiem memutuskan untuk pulang ke tanah air dan bekerja di McKinsey & Co. Nadiem menjadi konsultan McKinsey selama 3 tahun.
Zalora Indonesia (2011-2012)
Nadiem menjadi Co-Founder dan Managing Director Zalora Indonesia pada tahun 2011.
Pada 2012, Nadiem memutuskan keluar dari Zalora untuk membangun startup sendiri, termasuk Gojek yang pada waktu itu memiliki 15 karyawan dan 450 mitra driver.
Dia mengaku telah belajar cukup banyak di Zalora, yang merupakan tujuan utamanya ketika menerima pekerjaan di perusahaan itu.
Di Zalora, Nadiem memiliki kesempatan membangun mega startup dan bekerja dengan sejumlah talenta terbaik di kawasan Asia.
Kartuku (2013-2014)
Sambil mengembangkan Gojek, Nadiem juga menjadi Chief Innovation Officer Kartuku setelah keluar dari Zalora.
Saat awal berdiri, Kartuku tidak ada kompetitor dalam sistem pembayaran non-tunai di Indonesia Kartuku kemudian diakuisisi Gojek untuk memperkuat GoPay.
Gojek (2010)
Nadiem mendirikan Gojek pada 2010 dan kini Gojek sudah menjadi salah satu dari 19 decacorn di dunia, dengan valuasi Gojek mencapai USD 10 miliar.
Gojek pertama kali berdiri sebagai call centre, menawarkan hanya pengiriman barang dan layanan ride-hailing dengan sepeda motor.
Sekarang, Gojek telah bertransformasi menjadi super app, menyediakan lebih dari 20 layanan, mulai dari transportasi, pengantaran makanan, kebutuhan sehari-hari, pijat, bersih-bersih rumah, logistik hingga platform pembayaran digital yang dikenal dengan GoPay.
Nadiem Makarim secara live saat di Istana Negara menyampaikan kepada awak media, sudah tidak memiliki posisi apapun di Go-Jek.
Nadiem Makarim pun sudah membenarkan mendapat tawaran dari Presiden terpilih Joko Widodo menjadi meteri kabinetnya, dan Nadiem menerima.
Namun Nadiem belum memberitahukan posisi menteri apakah yang akan dijabatnya.
Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul https://makassar.tribunnews.com/2019/10/26/membandingkan-gaji-nadiem-makarim-sebagai-menteri-dengan-saat-menjadi-bos-gojek?page=all