NTT Bukan Lagi Sona Steril, Riset Buktikan Paham Radikal Masuk Kampus
Provinsi NTT Bukan Lagi Sona Steril, Riset Membuktikan Paham Radikal Masuk kampus
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Kanis Jehola
Provinsi NTT Bukan Lagi Sona Steril, Riset Membuktikan Paham Radikal Masuk kampus
POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Terpaparnya 20,5 persen dari 200 responden mahasiswa di lima perguruan tinggi (PT) di Propinsi NTT mengirim pesan penting tentang image NTT sebagai Nusa Terindah Toleransi.
“Pesan dari riset ini menegaskan, Nusa Terindah Toleransi harus dievaluasi. Sudah ada indikasi. Kita jangan terbuai dengan image lama Nusa Terindah Toleransi,” kata Pater Dr.Hendrik Maku, SVD , kepada pos-kupang.com, Jumat (25/10/2019).
• Sambut PON NTT 2028, Pertina Selenggarakan Pagelaran Olahraga dan Seni di Kupang
Hasil riset ini, kata Pater Hendrik, sudah pernah sampaikan ketika seminar forum tokoh lintas agama Flores-Lembata di Hotel Sylavia Maumere dan pertemuan pemuda lintas agama di Pulau Sumba.
Hasil riset ini juga mendesak pemerintah melakukan langkah-langkah konkrit agar virus radikalisme tidak menyebar dan meracuni cara berpikir orang muda NTT.
Pater Hendrik menyayangkan dalam dua forum yang menghadirkanya menjadi narasumber, Gubernur NTT, Viktor Laiskodat, hanya mengutus stafnya.
• Mahasiswa Lima Perguruan Tinggi di NTT Terpapar Radikalisme Hanya Korban Gagal Paham
“Saya senang kalau gubernur yang langsung dengar paparan hasil riset ini,” ujar Pater Hendrik.
Motivasi dilakukan riset ini, menurut Pater Hendrik, setelah ia membaca diskusi 31 Mei 2019 di Jakarta disampaikan Direktur Setara Institut.
Riset itu menyatakan 10 perguruan tinggi negeri (PTN) Indonesia, diantaranya UI, UGM, ITB, UN Yogyakarta, UIN Jakarta, IPB, Unbraw, Airlangga Surabaya terpapar paham radikal.
“Hasil riset ini menggerakan kami, jangan sampai tidak hanya terjadi di Jawa saja, mungkin di NTT paham ini sudah masuk. Kami ingin cari tahu. Benar dugaan kami, NTT bukan sona steril yang nyaman, paham radikal sudah masuk. Hasil penelitian membuktikan benar,” imbuh Pater Hendrik. (laporan reporter pos-kupang.com, eginius mo’a).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/mahasiswa-lima-perguruan-tinggi-di-ntt-terpapar-radikalisme.jpg)