TRIBUN WIKI: Mengenal Tanaman Sorgum: Benih Pangan yang Bisa Ditanam Pada Musim Kemarau

TRIBUN WIKI: Mengenal Tanaman sorgum: benih pangan yang bisa ditanam pada musim kemarau

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Kanis Jehola
POS KUPANG.COM/RICKO WAWO
Yayasan Pembangunan Sosial Ekonomi Larantuka (Yaspensel) akhirnya memanen sorgum yang ditanam di kebun demplot milik yayasan pada Kamis (23/10/2019) pagi. 

TRIBUN WIKI: Mengenal Tanaman sorgum: benih pangan yang bisa ditanam pada musim kemarau

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Yayasan Pembangunan Sosial Ekonomi Larantuka ( Yaspensel) akhirnya memanen sorgum yang ditanam di kebun demplot milik yayasan pada Kamis (23/10/2019) pagi.

Tanaman dengan nama latin Sorghum Bicolor ini bisa ditanam kapan saja dan tak kenal musim. Pangan lokal yang sangat adaptif dengan situasi alam dan iklim NTT ini disebut jadi solusi tepat menjaga ketahanan pangan di NTT.

Selesai Apel Kekuatan, Dandim Manggarai Pimpin Pemadaman Api di Hutan Lindung Lingko Reba

Maria Loretha sebagai penggagas Sorgum NTT, mengatakan Gubernur NTT, Viktor Laiskodat sudah meminta tanamaan sorgum dikembangkan di daerah daratan Timor.
Menurutnya, sorgum yang sangat adaptif terhadap cuaca sangat cocok dikembangkan di NTT.

Maria menjelaskan sebagai makhluk hidup, tanaman sorgum tetap membutuhkan air. Terutama pada dua minggu pertama, sorgum wajib disiram. Apalagai kalau mau ditanam pada musim kemarau.

Bupati Sumba Barat Daya Siap Tempatkan Lima Sarjana di Desa Sukseskan Program 7 Jembatan Emas

Setelah dua minggu pertama, tanaman itu bisa disiram lagi dua atau tiga kali sehari. Kalau sudah berbunga baru disiram lagi supaya bijinya padat.

Manajer Program Yaspensel ini menambahkan tanaman sorgum tidak manja, mudah perawatan dan sangat adaptif pada kondisi curah hujan rendah di NTT.

"Di wilayah tertentu di NTT ada kampung kampung yang jauh dari jangkauan pelayanan pemerintah itu masih ada sorgum, seperti di Sabu, Adonara, Flores, dan Sumba Timur," jelasnya.

Kata dia, tanaman asli masyarakat NTT ini mulai hilang dari peredaran sejak jagung dan padi pemerintah masuk ke NTT pada awal 1980-an.

Beberapa manfaat konsumsi sorgum juga adalah karena tanaman ini mampu beradaptasi pada semua perubahan iklim, bisa dimanfaatkan untuk gempur stunting, dan bagus untuk ketahanan pangan.

"Kalau ada petani yang mau dapat benih sampai pendampingan pasca panen bisa datang ke Yaspensel. Sebab kalau petani mau tanam sorgum maka harus ada keberlanjutan pendampingan dari kami," pungkasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, RICKO WAWO)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved