NTT Masih Alami Hari Kering Lebih dari 60 Hari

masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap dampak dari periode musim kemarau yang sedang berlangsung.

NTT Masih Alami Hari Kering Lebih dari 60 Hari
tribunnews
Gagal panen akibat kemarau 

NTT Masih Alami Hari Kering Lebih dari 60 Hari

POS-KUPANG. COM | KUPANG -- Provinsi Nusa Tenggara Timur Masih berada pada kondisi Musim Kemarau. Oleh karena itu masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap dampak dari periode musim kemarau yang sedang berlangsung.

Kepala Stasiun BMKG Klas II Kupang, Apolinaris S Geru, Senin (21/10/2019), menjelaskan berdasarkan data HTH hingga update 20 Oktober 2019 menunjukkan bahwa wilayah NTT pada umumnya mengalami deret hari kering lebih dari 60 hari.

Prakiraan peluang curah hujan menunjukan bahwa pada umumnya wilayah NTT diprakirakan akan mengalami curah hujan sangat rendah (kurang dari 20 mm/dasarian)  dengan > 70 %.

"Kedua kondisi tersebut, memenuhi syarat untuk dikeluarkan peringatan dini. Karena dengan kondisi ini berdampak pada sektor pertanian dengan sistem tadah hujan," ujarnya.

Pemda Ende Diminta Berjuang Membela Hak Pekerja

Meriah, Rangkaian Gelaran RSIA Dedari 3th Family Festival

Ini Loh Enam WNA Malaysia Akan Dideportasi Imigrasi

Kemudian berdampak pada pengurangan ketersediaan air tanah sehingga menyebabkan
kelangkaan air bersih dan pada meningkatnya potensi kemudahan terjadinya kebakaran.(Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Yeni Rachmawati)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved