Melkianus Ubu Lage, Siap Maju Melalui Jalur Independen

Sumba Barat sejajar bahkan lebih dibandingkan dengan kabupaten lain di NTT bahkan dapat diperhitungkan dikanca nasional.

Melkianus Ubu Lage, Siap Maju Melalui Jalur Independen
POS KUPANG/PETRUS PITER
Bakal Calon Bupati SB melalui jalur independen, Melkianus Ubu Lage

Melkianus Ubu Lage, Siap Maju Melalui Jalur Independen

POS-KUPANG.COM|WAIKABUBAK--Bakal calon bupati Kabupaten Sumba Barat periode 2020-2025 yang juga adalah Kepala Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumba Barat, Melkianus Ubu Lage menyatakan dirinya siap maju bertarung pada pilkada kali ini melalui jalur independen.

Saat ini, bersama tim terus bekerja mengumpulkan KTP warga untuk memenuhi syarat dukungan calon perseorangan meski regulasi baru mengatur calon perseorangan belum resmi keluar.

Pada prinsipnya sebagai seorang bakal calon bupati tentu harus senantiasa siap dan terus bekerja keras memuluskan langkah maju bertarung pada pilkada kali ini.

Bakal calon bupati Kabupaten Sumba Barat, Melkianus Ubu Lage menyampaikan hal itu di ruang kerjanya, Rabu )16/10/2019). Menurutnya, memutuskan maju bertarung pada pilkada kali ini telah melalui sebuah permenungan mendalam dan panjang serta penuh konsekuensinya.

Baginya hal itu bukan sesuatu yang mudah tetapi keberaniannya memutuskan maju bertarung pada pilkada kali ini adalah ingin mengabdikan diri demi perubahan Sumba Barat ke depan lebih baik. Dan bukan pula mencari jabatan atau kekuasaan tetapi sepenuhnya ingin mengabdikan diri bagi Sumba Barat.

Keputusan maju bertarung pada pilkada bukan sekedar meramaikan perhelatan pesta demokrasi Sumba Barat tahun 2019/2020 tetapi maju dengan mengusung program unggulan demi mempercepat perubahan daerah ini.

Salah satu program unggulan adalah wajib belajar 12 tahun tidak boleh ada drop out (DO), bagi siswa siswi lulus sekolah dan masuk 10 besar wajib kuliah dengan pola kemitraan pemerintah dan orang tua murid bersangkutan, setiap tahun, mengirim 10 orang menempuh pendidikan S2 dengan target menghasilkan 50 S2 pada tahum ke-5 atau tahun terakhir masa jabatannya. Hal itu karena ingin lahirkan universitas di Sumba Barat sebagai cikal bakal kota pemdidikan.

Sebagai seorang pemimpin harus berpikir cerdas dan pintar merebut setiap peluang tersedia demi membawa kabupaten Sumba Barat sejajar bahkan lebih dibandingkan dengan kabupaten lain di NTT bahkan dapat diperhitungkan dikanca nasional.

Selanjutnya program reformasi budaya dengan kembali ke budaya yang benar,.menambah tunjangan kinerja aparatur sipil negara (ASN) dan lainnya.

Tidak Ada Tersangka Lain Dari Kasus 204, 81 Ganja Kering Ditangani Sat Narkoba Polres Sumba Timur

Jelang Pelantikan Presiden, Pangdam Sebut Situasi Wilayah Kodam IX/Udayana Kondusif

Ia menambahkan, secara resmi telah melapor kepada Bupati Sumba Barat, Drs.Agustinus Niga Dapawol, Wakil Bupati, Marthen Ngailu Toni dan Sekda Sumba Barat, Drs.Umbu Dingu Dedi tentang keputusannya maju bertarung merebut kursi kepemimpinan Sumba Barat pada pesta demokrasi kali iji. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved