Pemerintah Desa Tanah Putih Gelar Aneka Perlombaan Bernuansa Budaya

Pemerintah Desa Tanah Putih, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang berinisiasi menggelar lomba tarian daerah melibatkan warga setempat.

Pemerintah Desa Tanah Putih Gelar Aneka Perlombaan Bernuansa Budaya
POS KUPANG/ISTIMEWA
Salah satu atraksi tarian daerah yang diperagakan kalangan remaja Desa Tanah Putih, Senin (14/10/2019) malam. 

Pemerintah Desa Tanah Putih Gelar Aneka Perlombaan Bernuansa Budaya

POS-KUPANG.COM I OELAMASI---Pemerintah Desa Tanah Putih, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang berinisiasi menggelar lomba tarian daerah melibatkan warga setempat.

Tujuan digelarnya kegiatan ini untuk menyatukan warga dalam mencintai budaya  warisan leluhur kepada generasi muda agar tidak tergerus zaman.

Ketua Pemangku Adat Desa Tanah Putih, CHR Oematan, menyampaikan hal ini kepada wartawan,  Selasa (15/10/2019).

Dijelaskannya, budaya daerah seperti tarian, tutur adat, motif tenunan perlahan mulai tergerus oleh arus medernisasi. Karya agung para leluhur tinggal menyisakan cerita bagi peradaban.

Alasan ini mendorong pemerintah Desa Tanah Putih,  menggelar lomba tarian daerah, termasuk dipamerkan pula berbagai motif kain tenunan, juga menggairahkan kembali tutur adat. Digelar pula  lomba kebersihan lingkungan yang diikuti oleh 5 dusun dalam wilayah Desa Tanah Putih.

Menurut Oemathan, tarian daerah cenderung mulai dilupakan oleh masyarakat. Tarian daerah seperti hering, bonet serta tutur adat mulai tergantikan oleh budaya dansa yang bukan budaya warisan nenek moyang orang timor.

Dirinya selaku pemangku adat memberi apresiasi atas kegiatan lomba tarian daerah yang disponsori Pemdes dan masyarakat yang masih peduli untuk melestarikan budaya daerah. Sembari mengharapkan kegiatan ini bisa dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya.

Ketua BPD Tanah Putih, Nahum Otepah mengungkap rasa bahagianya untuk kegiatan yang baru pertama kali di gelar Pemdes Tanah Putih.

Menurutnya, dalam tarian daerah seperti contoh tarian bonet menggambarkan nilai kebersamaan yang kuat tanpa sekat perbedaan antara semua penari bonet. Kondisi ini cocok dengan karakteristik masyarakat desa yang hidup bersama dalam kebersamaan yang kental.

Nilai kebersamaan dan kekeluargaan warga desa dibutuhkan untuk bersama membangun desa. Budaya asli hampir punah akibat tergerus arus moderniasi, oleh karena itu kegiatan ini pun hendak melestarikan budaya sebagai ciri khas sebagai orang Timor.

Penjabat Kepala Desa Tanah Putih, Abraham Kehi mengatakan perlombaan ini bukan saja mencari juara namun lebih diutamakan dalam membangun kebersamaan dan persaudaraan diantara masyarakat desa tanah putih.

Disisi lain, perlombaan ini diakuinya sebagai langkah awal menuju pembentukan sanggar budaya yang sudah digagasnya bersama BPD,Tokoh adat dan masyarakat Desa Tanah Putih.

Perlombaan  diadakan  sehari tersebut langsung diumumkan pemenang oleh para Dewan Juri. Lomba kebersihan antar dusun dijuarai oleh dusun 2  dan runner up diraih oleh dusun 4.Masing-masing pemenang diberikan hadiah berupa sejumlah uang dan piala bergilir bagi juara pertama.

Fadli Zon Disebut Calon Mendagri,Padahal Rajin Kritik Jokowi, Cap Sri Mulyani Menteri Pencetak Utang

Dinas Perdagangan SBD Gencar Sosialisasi Pindah Pedagang Ke Pasar Baru

SMK-PP Negeri Kupang Siap Realisasikan Kerjasama Pendidikan dengan LSMINDO dan MSM

Sedangkan Tarian adat,Kelompok penari dari dusun 3 memeperoleh juara III,Dusun 2 mendapatkan juara ke II dan juara pertama diraih oleh kelompok penari dari Dusun  I.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved