BNN Belu Tergolong Bagus dalam Upaya Pencegahan Narkoba

lembaga pendidikan, lembaga agama dan stakeholder lainnya. Dengan sosialisasi yang rutin, masyarakat akan semakin sadar dan paham

BNN Belu Tergolong Bagus dalam Upaya Pencegahan Narkoba
POS KUPANG/TENI JENAHAS
Kepala BNN Kabupaten Belu, Kompol Apolinario da Silva. 

BNN Belu Tergolong Bagus dalam Upaya Pencegahan Narkoba

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA--Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Belu tergolong bagus dalam upaya pencegahan narkoba dan tingkat sosialisasi. Dari 175 kabupaten yang memiliki kantor BNN di Indonesia, BNN Kabupaten Belu menempati urutan ke 59 sebagai kabupaten tanggap terhadap peredaran narkoba.

Hal itu dikatakan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Belu, Kompol Apolinario da Silva saat dikonfirmasi Pos Kupang.Com, Senin (14/10/2019). Dikatakannya, tingkat sosialisasi pecegahan narkoba yang dilakukan BNN Kabupaten Belu mencapai 80 persen atau melebihi dari target sosialisasi tingkat nasional.

BNN Kabupaten Belu juga melakukan sosialisasi di berbagai elemen masyarakat bekerja sama dengan instansi pemerintah, TNI-Polri, lembaga pendidikan, lembaga agama dan stakeholder lainnya. Dengan sosialisasi yang rutin, masyarakat akan semakin sadar dan paham tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.

Dampak ikutan dari sosialisasi tersebut adalah tidak adanya pengguna narkoba di wilayah pengawasan BNN Belu yang meliputi Kabupaten Belu, Malaka dan Kabupaten TTU.

"Sejauh ini kami belum temukan orang yang menggunakan narkoba. Kami BNN Kabupaten Belu terus lakukan sosialisasi serta lakukan pemeriksaan", kata Apolinario.

Lebih lanjut, mantan Kabag Ops Polres Belu ini mengatakan, selain mengawas peredaran narkoba dalam wilayah tiga kabupaten, BNN juga memperketat pengawasan di tiga pintu batas negara antar Indonesia dan Timor Leste yaitu PLBN Motaain-Belu, PLBN Motamasin-Malaka dan PLBN Wini-TTU.

BNN memperketat pengawasan terhadap peredaran narkoba di pintu batas negara agar barang haram tersebut tidak masuk ke wilayah Indonesia. Apabila ditemukan, petugas akan menindak tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Apolinari menambahkan, Kepala BNN pusat akan berkunjung ke Kabupaten Belu akhir Oktober 2019 untuk melihat lebih dekat kondisi wilayah Kabupaten Belu serta melaunching Sekolah Bersih dari Narkoba (Bersinar).

BREAKING NEWS : Diduga Keracunan, 6 Warga Desa Oebelo Dilarikan Ke Puskesmas Panite

Tim Penggerak PKK Ngada Komit Cegah Stunting di Ngada

Kegiatan ini akan menghadirkan ribuan pelajar SMP, SMK dan SMK dari tiga Kabupaten. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved