BREAKING NEWS: Tawuran Antar Mahasiswa di Undana Kupang Kembali Pecah
BREAKING NEWS: Aksi Tawuran antar sesama Mahasiswa di Undana Kupang kembali pecah, Senin
Penulis: Gecio Viana | Editor: Kanis Jehola
"Kita akan kembali kuliah pada Rabu, namun tetap waspada dan jika ada yang mencurigakan maka harus bisa membela diri," tandasnya.
Kepada awak media, Melkisedek mengaku pihak universitas telah melakukan mediasi dan menggumpulkan dekan FKIP dan FST serta para dosen.
Namun, tawuran kembali pecah usai pertemuan tersebut.
"Nanti ketemu langsung Wakil Rektor III," katanya saat dimintai komentarnya terkait kronologis kejadian.
Sementara itu Kapolsek Kelapa Lima, AKP Andri Setiawan, SH SIK dan Danramil Kota Kupang, Hardjito menyambangi kampus FST dan FKIP Undana.
Dihadapan puluhan mahasiswa di kedua kampus dalam kesempatan yang berbeda kedua perwira TNI dan Polri ini menyerukan untuk menghentikan aksi kekerasan di kampus.
Mereka mengimbau agar mahasiswa berkonsentrasi menyelesaikan kuliah dan menjadi kaum intelek yang menjadi harapan bangsa serta menghindari kekerasan dan aksi anarkis.
Informasi yang dihimpun POS-KUPANG.COM, tawuran tersebut terjadi berawal dari minggu lalu saat sekelompok mahasiswa FST Undana berada di kantor BAAK lama Undana yang terletak dekat kampus FST.
Saat itu, salah satu tas kuliah milik mahasiswa FST disembunyikan dan diambil oleh salah seorang mahasiswa dari FKIP.
Kelompok mahasiswa FST Undana kemudian pergi mencari oknum mahasiswa FKIP Undana yang menyembunyikan tas tersebut.
Saat itu oknum mahasiswa FKIP Undana berjanji akan segera mengembalikan tas mahasiswa FST Undana.
Namun hingga aksi tawuran tersebut pecah, tas tersebut belum juga dikembalikan sehingga berujung dengan terjadinya aksi tawuran.
Dalam aksi tawuran tersebut, para mahasiswa saling lempar menggunakan batu yang berada di area kampus.
Kapolsek Kelapa Lima juga sudah menurunkan anggotanya dan menjamin keamanan di kedua fakultas ini akan kondusif dan polisi terus melakukan penjagaan hingga kondisi benar-benar kembali normal. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)