Kiai Kharismatik Ini Sindir Sikap Arteria Dahlan di Mata Najwa, Bagaimana Sikap Ustadz Abdul Somad?
Kiai Kharismatik Ini Sindir Sikap Arteria Dahlan di Mata Najwa, Bagaimana Sikap Ustadz Abdul Somad?
Penulis: Bebet I Hidayat | Editor: Bebet I Hidayat
"Indahnya menjadi guru, walaupun sudah meninggal dunia tapi murid-muridnya tidak pernah lupa," ujar UAS.
"Bayangkan satu lapangan penuh ini bacakan fatihah untuk guru-gurunya, hal tersebut ibarat tetesan embun yang terus-menerus terjadi di tengah gurun pasir yang panas," tambah sang ustadz.
Ia pun membandingkan bagaimana istimewanya profesi guru dengan mereka yang tidak berprofesi sebagai tenaga pendidik.
"Kalau jadi orang kaya belum tentu ada yang mengirimkan al fatihah. Menjadi pejabat belum tentu ada yang bacakan fatihah," katanya.
'Itulah alasan kenapa saya memilih profesi sebagai guru," tutup Ustadz Abdul Somad.
* 10 Fakta Arteria Dahlan yang Bentak Guru Besar UI
Satu lagi momen menarik perhatian di Talkshow Mata Najwa yang dibawakan Najwa Shihab, Rabu (9/10/2019).
Saat membicarakan soal KPK, seketika diskusi tersebut riuh dengan perdebatan antara Prof Emil Salim yang merupakan Guru Besar UI dan anggota Dewan dari PDIP Arteria Dahlan.
Cek 10 fakta tentang Arteria Dahlan.
1. Sebut Prof Emil Sesat
Politisi Arteria Dahlan berani menyebut Prof Emil sebagai profesor yang sesat.
Dirinya bahkan menyebut Prof Emil tak pantas disebut ahli.
2. Kronologi
Dalam diskusi itu, berkali-kali Arteria Dahlan membentak-bentak Prof Emil Salim, guru besar Universitas Indonesia.
Bahkan, Arteria Dahlan sebut pemikiran Emil Salim sesat ketika Emil Salim menyampaikan sebuah argumen bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikan laporan pertanggungjawaban setiap tahun.