Atasi Masalah Pengangguran Tenaga Kerja, Ini yang Dilakukan Pemprov NTT

Untuk mengatasi masalah Pengangguran Tenaga Kerja, ini yang dilakukan Pemprov NTT

Atasi Masalah Pengangguran Tenaga Kerja, Ini yang Dilakukan Pemprov NTT
POS-KUPANG.COM/FOTO KIRIMAN DR. IR. ALFONSUS THEODORUS, MT
Kepala Bidang Ekonomi Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bappelitbangda Provinsi NTT, DR. Ir. Alfonsus Theodorus, MT (tengah) saat menjadi moderator pada Forum Ekonomi dan Bisnis antara pemerintah dan swasta tentang Revolusi Industri 4.0 dan kesiapan tenaga kerja di Provinsi NTT, Hotel Papa Jhon's Kupang, Kamis (10/10/2019) pagi. 

Untuk mengatasi masalah Pengangguran Tenaga Kerja, ini yang dilakukan Pemprov NTT

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pengangguran merupakan masalah yang mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur ( Pemprov NTT).

Mengatasi masalah pengangguran dilakukan dengan cara peningkatan kualitas angkatan kerja, meningkatkan daya saingnya di pasar kerja serta mendorong usaha mandiri melalui berbagai kegiatan.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTT, Dra. Sisilia Sona, dalam materi tentang Kebijakan Pembangunan Tenaga Kerja di Provinsi NTT Dalam Rangka Mengurangi Pengangguran NTT di Hotel Papa Jhon's Kupang, Kamis (10/10/2019) pagi.

Kualitas Angkatan Kerja di NTT Masih Rendah, Ini Penyebabnya

Rilis kegiatan tersebut disampaikan Kepala Bidang Ekonomi Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bappelitbangda Provinsi NTT, DR. Ir. Alfonsus Theodorus, MT kepada Pos-Kupang.Com, Kamis (10/10/2019) malam.

Kabid II Bappelitbangda NTT, Dr. Alfons Theodorus (kanan), pada acara diskusi di Kantor Bappelitbangda NTT, Senin (26/8/2019).
Kabid II Bappelitbangda NTT, Dr. Alfons Theodorus (kanan), pada acara diskusi di Kantor Bappelitbangda NTT, Senin (26/8/2019). (POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru)

Kegiatan yang dilakukan antara lain dengan menyelenggarakan Pelatihan Berbasis Kompetensi di UPT PTK (BLK) Kupang sebanyak 81 paket 1.296 orang di Kota Kupang dengan kejuruan: teknis telepon seluler, budidaya sayur hidoponik, auto cad, mekanik junior mobil, perhotelan, mekanik junior sepeda motor, basic office, teknisi meubelair, menjahit, juru ukur, juru las, design grafis, prosesing, kecantikan kulit & rambut, teknisi audio video, teknisi AC, pemasangan listrik, babby sitter, penjaga lansia dan lain - lain.

Peserta kegiatan Forum Ekonomi dan Bisnis antara pemerintah dan swasta tentang Revolusi Industri 4.0 dan kesiapan tenaga kerja di Provinsi NTT,  Hotel Papa Jhon's Kupang, Kamis (10/10/2019) pagi.
Peserta kegiatan Forum Ekonomi dan Bisnis antara pemerintah dan swasta tentang Revolusi Industri 4.0 dan kesiapan tenaga kerja di Provinsi NTT, Hotel Papa Jhon's Kupang, Kamis (10/10/2019) pagi. (POS-KUPANG.COM/FOTO KIRIMAN DR. IR. ALFONSUS THEODORUS, MT)

Pelatihan Keterampilan Bagi Pencari Kerja di UPT Pelatihan Tenaga Kerja (BLK), 13 angkatan, 208 orang di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, TTS, TTU, Belu, Malaka, Ngada dan Nagekeo dengan kejuruan Pelatihan Menjahit Dasar, Menjahit Pakaian Kerja dan seragam, Kecantikan Kulit dan Rambut, Meubelair dan finishing, Kerajinan Tangan (Sofa dari Ban Bekas dan Bambu), Pangkas Rambut, Prosesing Hasil Pertanian, Perhotelan, Baby Sister; Program Pemagangan dalam negeri sebanyak 15 paket dengan peserta 150 orang ditempatkan pada perusahaan (disektor Perhotelan, Tata Busana, Kecantikan, Otomotive, Service AC, Tata Boga, Asisten Rumah Tangga, Perbankan, dilaksanakan di Kota Kupang dan Sikka serta (Retail, Perikanan, Manufactur) akan di programkan tahun depan (2010).

Kementerian PUPR Lanjutkan Pembangunan Daerah Irigasi Kodi di Sumba Barat Daya

Pada tahun 2019 sampai dengan 2023 Pemerintah Nusa Tenggara Timur merencanakan akan mengirim peserta magang dalam dan luar negeri rata - rata sekitar 2.000 orang pertahun.

Pengelolaan Forum Komunikasi Jejaring Pemagangan (FKJP), hanya 1 (satu) di tingkat Provinsi dan tingkat Kabupaten/Kota belum di bentuk; Peningkatan produktivitas tenaga kerja dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja melalui:

Pelatihan Peningkatan produktivitas sebanyak 375 orang dilaksanakan di Ende, Sumba Barat, Nagekeo, TTS, TTU, Belu, Sikka, Malaka, Rote Ndao dan Alor;
Bimbingan Konsultasi Peningktan Produktivitas sebanyak 150 orang dilaksanakan di TTS, Belu,TTU,Kab.Kupang dan Kota Kupang

Halaman
12
Penulis: Kanis Jehola
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved