Kementerian PUPR Lanjutkan Pembangunan Daerah Irigasi Kodi di Sumba Barat Daya

Pihak Kementerian PUPR Lanjutkan Pembangunan Daerah Irigasi Kodi di Sumba Barat Daya

Kementerian PUPR Lanjutkan Pembangunan Daerah Irigasi Kodi di Sumba Barat Daya
POS KUPANG.COM/FERRY NDOEN
PPK Irigasi III PJPA NT II, Bonefasius Jas, SST 

Pihak Kementerian PUPR Lanjutkan Pembangunan Daerah Irigasi Kodi di Sumba Barat Daya

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( Kementerian PUPR) akan melanjutkan pekerjaan pembangunan jaringan irigasi di Daerah Irigasi (DI) Kodi di Kabupaten Sumba Barat Daya ( SBD) pada tahun 2020 mendatang.

"Sudah ada informasi tahun 2020 akan ada pekerjaan lanjutan pembangunan DI Kodi," kata Kepala Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara (BWS NT) II Provinsi NTT, Ir. Agus Sosiawan, ME melalui PPK Irigasi dan Rawa III Satker PJPA, Bonefasius Jas, SST kepada Pos-Kupang.Com, Rabu (9/10/2019).

BREAKING NEWS : Lasarus Lay Tewas Setelah Terjatuh Dari Atap Gedung SDN Gurimonearu Sabu Raijua

Namun, kata Bonefasius, dana yang disetujui untuk kelanjutan pekerjaan itu tidak sesuai dengan yang diusulkan sehingga penyelesaian pekerjaan lanjutan itu tidak bisa tuntas tahun 2020.

Bendung Kodi
Bendung Kodi (DOKUMEN PPK IRIGASI DAN RAWA III BWS NT II NTT)

"Memang kita usulkan dana Rp 34 miliar untuk menuntaskan pekerjaan itu. Namun karena keterbatasan dana, yang disetujui tidak seperti yang diusulkan, sehingga pekerjaan lanjutan jaringan irigasi itu tidak bisa tuntas tahun 2020," kata Bonefasius.

"Kita memahami kondisi keterbatasan dana. Sehingga bagi saya, walaupun kecil, yang penting ada kelanjutannya," katanya.

Jokowi Teken Perpres, Pidato Presiden di Luar Negeri Pakai Bahasa Indonesia Mulai 30 September 2019

Sebelumnya diberitakan, pembangunan Bendung Kodi di Kabupaten Sumba Barat Daya dimulai tahun 2013. Pembangunan bendung dilanjutkan tahun 2014, sekaligus pembangunan jaringan irigasi berupa saluran tanah 760 meter. Pekerjaan jaringan irigasi DI Kodi berupa saluran tanah 1.200 meter dan saluran tanah 1.700 meter dilanjutkan lagi tahun 2015.

Pembangunan jaringan irigasi DI Kodi dilanjutkan tahun 2016 berupa saluran tanah 1.355 meter, saluran pasangan 56,40 meter, bangunan bagi 1 buah dan plat penyeberangan 4 buah.

PPK Irigasi III, PJPA NT II Provinsi NTT, Bonefasius Jas, SST memantau saluran irigasi di lokasi DI Kodi pekerjaan tahun anggaran 2018
PPK Irigasi III, PJPA NT II Provinsi NTT, Bonefasius Jas, SST memantau saluran irigasi di lokasi DI Kodi pekerjaan tahun anggaran 2018 (istimewa)

Pekerjaan lanjutan pembangunan jaringan irigasi dilanjutkan lagi tahun 2017 berupa pekerjaan saluran primer 2.260,60 meter (precast), pekerjaan saluran skunder 8.340,25 meter (precast), pekerjaan bangunan bagi 6 buah, dan bangunan pelengkap 22 buah.

Pekerjaan lanjutan pembangunan jaringan irigasi dilanjutkan lagi tahun 2018 berupa pekerjaan saluran skunder 9.489 meter (precast), bangunan sadap 4 buah, dan bangunan pelengkap 16 buah.

Lahan potensial di DI Kodi seluas 3.000 Ha. Jaringan skunder di DI Kodi ada tiga, yakni jaringan skunder Kodi dengan luas potensialnya 1.229 Ha, jaringan skunder Tunas Baru luas potensialnya 500 Ha, dan jaringan skunder Kawanguhari luas potensialnya 729 Ha.

Sampai dengan tahun 2018, infrastruktur yang sudah dibangun berupa bendung 1 buah, saluran induk 2.660 meter, saluran skunder Kodi NK1-BK2 2.860 meter, saluran skunder Kodi BK2-BK6 sepanjang 3.605 meter, dan saluran skunder Kawanguhari BK2-BK5 sepanjang 5.569 meter.

Semula direncanakan lanjutan pembangunan jaringan irigasi Kodi dilaksanakan tahun 2019 dengan item pekerjaan berupa pembangunan saluran skunder Kodi BK5-BK10 sepanjang 5.700 meter, dan saluran skunder Homarica BK6-BK12 sepanjang 2.400 meter. Namun karena keterbatasan dana, anggaran untuk pekerjaan lanjutan itu tidak dialokasikan. Direncanakan baru akan dialokasikan tahun 2020. (Laporan Reporter pos-kupang.com, Kanis Jehola)

Penulis: Kanis Jehola
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved