Breaking News:

Masalah Perbatasan Kota Kupang dan Kabupaten Kupang Sudah Tuntas

pertemuan penyelesaian perbatasan Kota Kupang dan Kabupaten Kupang juga dihadiri Walikota Kupang,Jefri Riwu Kore

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/ISTIMEWA
Suasana usai rapat penyelesaian perbatasan Kota Kupang dan Kabupaten Kupang di ruang rapat Gubernur NTT, Rabu (2/10/2019). 

Masalah Perbatasan Kota Kupang dan Kabupaten Kupang Sudah Tuntas

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Masalah perbatasan antara Kota Kupang dan Kabupaten Kupang sudah tuntas. Persoalan ini sudah berlangsung sejak tahun 1996 lalu dan telah diselesaikan.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Pengelola Perbatasan Provinsi NTT, Linus Lusi,S.Pd,M.Pd, Rabu (9/10/2019).
Menurut Linus, persoalan tapal batas antara Kota Kupang dan Kabupaten Kupang pada segmen Nasipanaf sudah menemui titik terang dalam penyelesaian.

"Intinya bahwa batas Kota Kupang dan Kabupaten Kupang telah tuntas diselesaikan oleh Bapak Gubernur NTT melalui bapak Wagub NTT , Josef A. Nae Soi pada tanggal 2 Oktober 2019 dalam pertemuan yang berlangsung diruang rapat Gubernur NTT. Prinsip dasar yang digunakan merujuk pada UU Nomor 5 tahun 1996 tentang pembentukan Kotamadya Daerah Tingkat II Kupang," kata Linus.

Dijelaskan, masalah perbatasan antara Kota Kupang dan Kabupaten Kupang juga telah dibahas secara teknis di Kemendagri.

Persoalan perbatasan dua daerah ini pada segmen Nasipanaf dan seputaran Kawasan Bandara El Tari Kupang dan sudah bermasalah sejak tahun 1996 berpolemik pasca terbentuknya Kotamadya Kupang.

"Saat ini dengan kepemimpinan Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore dan Bupati Kupang , Korinus Masneno , masalah perbatasan ini bisa diselesaikan," katanya.

Dia mengatakan, dalam pertemuan memang sempat berjalan alot, ketika belum diperlihatkan peta batas sesuai UU Nomor 5 Tahun 1996 Tentang Pembentukan Kotamadya Daerah Tingkat II Kupang.

"Rapat yang làngsung dipimpin oleh Wagub NTT, Josef Nae Soi memberi kesempatan kepada Kasubdit Batas Antar Daerau Wilayah III Direktorat Toponimi dan Batas Daerah Kemendagri Drs. Wardani, MAP untuk menyampaikan hasil pemetaan lapangan sesuai titik persoalan," katanya.

Lebih lanjut, dikatakan, sesuai fakta lapangan bahwa Bandara El Tari Kupang terbelah bagi dua dan ternyata sebagian besar Bandara El Tari Kupang masuk kota Kupang dan hanya sebagian kecil masuk saja ke Kabupaten Kupang.

"Sajian ini memantik reaksi Bupati Kupang, Corinus Masneno, karena menurutnya terbelahnya menjadi bagian pemicunya apa.Apakah saat pembentukan pemasangan pilar duluan atau penentuan titik. Kalau pilar sudah ditentukan kita ikut itu dan persoalan bukan bandara masuk diwilayah mana," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved