Kamis, 18 Juni 2026

Kisah Sukses TKI di Malaysia

Sejumlah warga Desa Taaba, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka mengadu nasib sebagai TKI di Malaysia dan sukses

Tayang:
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Teni Jenahas
Sepeda motor milik Kanis Nahak yang dibeli dengan uang hasil kerja sebagai TKI di Malaysia. 

Menurut Prima, karena adiknya memiliki pendidikan yang cukup yakni SMA sehingga di tempat kerja ia mendapat posisi sebagai mandor di perkebunan. Setiap hari Kanis bertugas mengawas dan mengecek hasil tanaman hortikultura milik majikannya. Bila tiba saatnya untuk panen, Kanis juga bertugas mengawas para tenaga kerja.

Sebagai posisi mandor, tentu Kanis mendapat upah lebih dari tenaga kerja yang lain. Hasil pendapatan diperkirakan Rp 3-5 juta per bulan. Kanis tidak wajib mengirim uang setiap bulan karena ia status bujang. Kemudian, orangtua dan saudaranya juga tidak menuntut dia untuk mengirim uang karena orangtua bisa memenuhi kebutuhannya sendiri.

Orangtua dan saudaranya hanya berpesan kepadanya agar uang hasil kerjanya ditabung lalu dikirim ke keluarga di kampung untuk berinvestasi seperti membeli ternak sapi dan membangun rumah.

Setelah bekerja beberapa bulan di Malaysia, Kanis mulai menabung uang di bank dan hingga saat ini diperkirakan jumlah tabungan mencapai belasan juta. Tahun 2018, Kanis membeli ternak sapi sebagai investasi.

Kemudian Agustus 2019, Kanis membeli sepeda motor satu unit untuk membantu transportasi dalam keluarga dan sebagai aset masa depannya.

Prima mengatakan, adiknya mencari kerja di Malaysia setelah mendapat restu dari orangtua serta didukung dengan dokumen yang memadai sebagai tenaga kerja. Saat ia mencari kerja orangtua berpesan agar bekerja dengan baik dan tertib menyimpan uang selama bekerja. Sebab, selama apapun mereka kerja di Malaysia, suatu saat akan kembali ke kampung halaman.

Ketika ia pulang kampung, ia memiliki investasi yang dapat menopang hidupnya jika suatu saat ingin hidup berumah tangga.

Prima juga menambahkan, orangtua dan sanak saudaranya selalu aktif berkomunikasi dengan adiknya di Malaysia untuk menanyakan kondisi mereka. Keluarga selalu memberi suport agar ia bekerja dengan baik, menjaga diri serta tertib menggunakan uang hasil kerja. Lewat komunikasi seperti ini membuat adiknya serius bekerja. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
Live
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved