Pemerintah Harus Respon Cepat Tangani Kasus Kekerasan Terhadap Anak

Sedangkan, apabila kasus sudah ditangani aparat kepolisian, maka diharapkan pengusutannya secara transparan.

Pemerintah Harus Respon Cepat Tangani Kasus Kekerasan Terhadap Anak
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT, Kristien Samiyati Pati,S.P

Pemerintah Harus Respon Cepat Tangani Kasus Kekerasan Terhadap Anak

POS-KUPANG.COM|KUPANG --Pemerintah provinsi, kabupaten dan kota harus merespon secara cepat kasus kekerasan terhadap anak terutama pelajar. Jika telah masuk ranah hukum, maka penegak hukum juga perlu menuntaskan secara transparan.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT, Kristien Samiyati Pati ,S.P, Selasa (8/10/2019).

Kristien dimintai tanggapan mengenai maraknya kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di NTT.

Menurut Kristien, pemerintah di semua tingkatan harus merespon secara cepat apabila terjadi kasus kekerasan terhadap anak terutama pelajar,agar hak-hak anak tidak terabaikan.

"Kita minta pemerintah harus respon cepat tangani persoalan-persoalan kekerasan terhadap anak dan perempuan. Bukan saja pemerintah,tapi semua elemen masyarakat perlu perhatikan hal ini," kata Kristien.

Sedangkan, apabila kasus sudah ditangani aparat kepolisian, maka diharapkan pengusutannya secara transparan.

"Kalaua sudah menjadi persoalan hukum, maka saya harapkan penegak hukum juga tuntaskan secara baik," katanya.

Dia juga mengatakan, pemerintah juga harus memperhatikan agar anak yang menjadi korban itu tidak menjadi dibiarkan begitu saja,karena bisa menimbulkan stres ataupun depresi.

Ngeri! Mulan Jameela Istri Ahmad Dhani Ternyata Punya Hal Menyeramkan Ini, Diungkap Roy Kiyosih Loh

BIKIN SYOK! Mulan Jameela Diramal Akan Temui Banyak Konflik, Terkait Ahmad Dhani? Roy Kiyoshi: Kelam

Pemda Nagekeo - Cheetham Flores Indonesia Teken MoU Investasi Pengelolaan Lahan Garam Industri

"Harus ada proses rehabilitasi terhadap korban. Pendampingan secara psikologis perlu dilakukan sehingga secara pelan-pelan dapat memulihkan mental korban," ujarnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved