Breaking News:

Pemda Nagekeo - Cheetham Flores Indonesia Teken MoU Investasi Pengelolaan Lahan Garam Industri

Pihak Pemda Nagekeo - Cheetham Flores Indonesia Teken MoU Investasi Pengelolaan Lahan Garam Industri

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Pemda Nagekeo dengan PT. Cheetham Flores Indonesia Terkait Investasi Pengelolaan Lahan Garam Industri di Aula VIP Lantai II Kantor Bupati Nagekeo, Selasa (8/10/2019). 

Pihak Pemda Nagekeo - Cheetham Flores Indonesia Teken MoU Investasi Pengelolaan Lahan Garam Industri

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Pemerintah Kabupaten Nagekeo teken MoU investasi pengelolaan lahan garam industri dengan PT. Cheetham Flores Indonesia.

Acara penandatanganan kerjasama investasi tersebut berlangsung di Aula VIP Lantai II Kantor Bupati Nagekeo, Kompleks Civic Center Kelurahan Lape Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo, Selasa (8/10/2019).

Ini Penyebab Antrean Panjang Kendaraan Masyarakat Isi Premium di Dua Kabupaten

Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do, menyambut baik kerjasama dengan PT. Cheetham Flores Indonesia.

Bupati Don mengatakan kedepan harus ada sosialisasi yang mendetail tentang garam industri ini. Sehingga masyarakat paham dan mengenal prosesnya secara baik.

"Industri garam ini sudah mulai. Ini mulai kerjasama dan kita kerja keras. Kita akan berbicara soal sosialisasi sehingga paham betul tentang garam ini. Sosialiasi mengenai proses garam industri ini harua terus menerus. Kita siap sosialiasi," ungkap Bupati Don.

Goleng: Baru 30 Calon Pekerja Migran Mendaftar Kerja di Malaysia

Ia mengungkapkan bahwa informasi harus benar-benar disampaikan ke masyarakat.

"Saya minta informasi disalurkan dengan baik. Ini supaya yang sampai ke masyarakat kabar-kabar gembira. Aneka garam masuk ke segala aspek kehidupan. Harus ada
manfaat bagi masyarakat. Income harus ada. Ketika mereka ikut serta.
Kedepan soal ketersediaan lahan terbuka sekali," ujar Bupati Don.

Ia mengatakan ivestasi garam industri ini harus melibatkan masyarakat lokal.

"Investasi industri garam ini harus serap tenaga lokal. Skillnya harus dilatih. Kita suplai dari Nagekeo. Tujuannya meningkatkan SDM di Nagekeo dan NTT umumnya," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved