Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi Minta BPJS Lindungi Pekerja di NTT

Pejabat Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi minta BPJS Ketenagakerjaan lindungi pekerja di NTT

Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi Minta BPJS Lindungi Pekerja di NTT
ISTIMEWA
Kepala Dinas Koperasi, Nakertrans NTT, Dra. Sisilia Sona selaku moderator pada acara Strategi dan Implementasi Road Map Pinjaman Daerah "NTT Bangkit dan Sejahtera" dan Pelaksanaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Aula Fernandez, Kantor Gubernur NTT Jumat (4/10/2019). 

Pejabat Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi minta BPJS Ketenagakerjaan lindungi pekerja di NTT

POS-KUPANG.COM |KUPANG - Pejabat Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi minta BPJS Ketenagakerjaan lindungi pekerja di NTT.

Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Drs. Josef Nae Soi, M.M meminta BPJS Ketenagakerjaan agar melindungi para tenaga kerja di NTT. Karena, BPJS lahir dari definisi work atau kerja.

Kata Deno Kamelus Seusai Mendaftar Sebagai Balon Bupati di NasDem Manggarai

Wagub Nae Soi menyampaikan hal ini pada kegiatan Strategi dan Implementasi Road Map Pinjaman Daerah "NTT Bangkit dan Sejahtera" dan Pelaksanaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Aula Fernandez, Kantor Gubernur NTT Jumat (4/10/2019).

Dalam siaran pers yang diterima dari Kasubag Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum, Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Valeri Guru, Minggu (6/10/2019), menyebutkan, acara ini dihadiri Dirjen Pembangunan Daerah Tertinggal Kementerian PDT RI, Direktur Kepesertaan, Direktur Pengembangan Investasi dan Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaaan Pusat, Dirut Bank NTT, Ishak Eduard Rihi, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan NTT, Rita Damayati, para Bupati, Walikota, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan se NTT, Pimpinan Cabang Bank NTT seluruh NTT, pimpinan OPD lingkup Pemprov NTT dan rekan-rekan media pers.

1.953 Anak Penuhi GOR Oepoi Kupang Pecahkan Rekor Ikut Koko Olimpiade

Saat itu, Wagub Josef menegaskan, setiap pekerja yang bekerja di Provinsi NTT wajib hukumnya untuk dilindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan. Karena BPJS Ketenagakerjaan lahir dari definisi work atau kerja.

Menurut Josef, ketika pihaknya mengikuti konferensi ILO didapat dua definisi yakni work (kerja) dan labouring (penggarap). Work kata Wagub adalah usaha sadar yang dilakukan oleh manusia untuk menghasilkan barang atau jasa dengan puas atau memuaskan sambil memelihara segi jasmani dan rohani.

"Jadi, musti menghasilkan, maka lahirlah produktivitas, kemudian puas, karena mengaktualisasi diri dan orang yang memanfaatkan pekerja itu juga puas. Tapi segi jasmaninya juga harus terpelihara. Sehingga lahirlah satu hari kerja delapan jam," kata Josef.

Mantan Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI ini mengatakan, jika hanya sebagai penggarap, maka mereka tidak pantas untuk mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

"Kalau penggarap adalah orang yang melakukan kegiatan, hanya menggarap dan mereka tidak bertanggungjawab, tidak mendapatkan hasil dan tidak mendapatkan kepuasan," katanya.

Saat itu, Wagub Josef, bertanya siapa itu penggarap? "Yaitu maling. Kalau maling dia tidak pantas dapat BPJS. Tapi kalau namanya work, wajib hukumnya mereka dapat perlindungan. Apalagi sudah ada undang-undang mengenai BPJS Ketenagakerjaan. Saya kira pertemuan ini sangat luar biasa," ujarnya.

Kadis Koperasi dan Nakertrans Provinsi NTT, Dra. Sisilia Sona yang bertindak sebagai moderator mengatakan, sinergitas menjadi kata kunci bagi semua pemangku kepentingan di Provinsi NTT.

"Hari ini, ada dua hal yang ingin dicapai yakni pertama, bagaimana meningkatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Provinsi NTT dan kedua, bagaimana sikap kita semua untuk melakukan perlindungan terhadap para pekerja di Provinsi NTT," kata Sisilia.

Dikatakan, Pemprov NTT telah mengeluarkan instruksi Gubernur NTT Nomor 2 tahun 2019 ,yang mana juga diatur bagaimana kepesertaan untuk non ASN atau tenaga kontrak daerah.

"Juga kepesertaan Kepala Desa dan perangkat desa lainnya, tenaga kerja penerima upah yang bekerja di perusahaan dan tenaga kerja bukan penerima upah atau bekerja secara mandiri. Semua ini menjadi tanggungjawab kita bersama untuk mendorong kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Provinsi NTT," katanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved