TRIBUN WIKI: Air Terjun Harunda, Surga Kecil Tersembunyi di Bidihunga, Sumba Timur

TRIBUN WIKI: Air Terjun Harunda, Surga Kecil Tersembunyi di Bidihunga, Sumba Timur

TRIBUN WIKI: Air Terjun Harunda, Surga Kecil Tersembunyi di Bidihunga, Sumba Timur
ISTIMEWA
Crhistine Waldemar Mouwlaka salah satu pengujung yang sedang berpose di obyek wisata Harunda. 

TRIBUN WIKI: Air Terjun Harunda, Surga Kecil Tersembunyi di Bidihunga, Sumba Timur

POS-KUPANG.COM - Air terjun Harunda merupakan sebuah surga kecil yang masih tersembunyi di Desa Bidihunga, Kecamatan Lewa, Kabupaten Sumba Timur, Propinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT).

Air terjun ini meskipun tak curam dengan ketinggian hanya sekitar 10 sampai 15 meter, namun menawarkan kebiruan air yang jernih bikin pengunjung akan baper. Tebing-tebing dengan batu alam yang putih aliran sungai serta kolam-kolam air yang indah berada tepat membelah 2 perbukitan, ini benar-benar membuat pengunjung akan terhipnotis.

Gabriela dan Fifil Juara Kids Fashion Show HUT TNI 74

Kolam-kolam yang menyuguhkan kebiruan air itu sangat cocok untuk anda bermandian dan merasakan kesegaranya setelah anda melintasi udara panas menuju obyek wisata ini.

Lokasi obyek wisata ini memang masih asri dan alami karena belum tersentu oleh pembangunan apapun. Belum ada rumah makan, apalagi Cafe begitu juga Home Stay, Villa atau Hotel di sana. Anda hanya dapat mendengar percikan suara air dan burung-burung berkicau di atas pohon yang rindang menghiasi sepanjang bibir sungai itu.

Jarak dari Kota Waingapu, pusat Ibu Kota Kabupaten Sumba Timur ke lokasi wisata air terjun ini cukuplah jauh sekitar 70 Km. Jika anda dari Kota Waingapu anda mengikuti jalan Nasional Waingapu-Lewa.

TNI Di Ende Bangun Desa Dan Kota Bersama Pemerintah

Jalan ini cukup mulus dan anda menempuh jarak sekitar 60 Km dengan memakan waktu sekitar 90-120 menit tergantung kecepatan kendaraan yang anda tumpangi. Hingga sampai di Desa Kondamara anda belok menuju Desa Bidihunga lokasi wisata air terjun ini.

Jarak yang anda tempuh sekitar 10 Km sampai di lokasi dengan kondisi jalan yang rusak berat. Anda juga akan menemukan tantangan yang lebih berat ketika hendak ke lokasi wisata ini.

Untuk sampai dilokasi yang anda idamkan ini, anda harus tracking mengikuti jalan setapak yang curam sekitar 3-4 Km untuk turun langsung ke Air Terjunnya. Tapi anda yakin kecapean anda akan terobati sepanjang jalan yang anda lewati karena menyuguhkan pemandangan yang indah, berupa rumah-rumah penduduk berbentuk psnggung asli orang Sumba, pohon-pohon yang rindang dan hamparan padang savana membaluti bukit-bukit kecil.

Sepritus Tangaru Mahamu, salah satu pengunjung kepada POS-KUPANG. COM, sangat kagum dengan obyek wisata itu.

Halaman
12
Penulis: Robert Ropo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved