Satu Lagi TKI asal TTS NTT Meninggal di Malaysia, Kali ini Penyebabnya yang Mestinya Bisa Dihindari

Satu Lagi TKI asal TTS NTT Meninggal di Malaysia, Kali ini Penyebabnya yang Mestinya Bisa Dihindari

Satu Lagi TKI asal TTS NTT Meninggal di Malaysia, Kali ini Penyebabnya yang Mestinya Bisa Dihindari
Tribunkaltim.co/Geafry Necolsen
Ilustrasi 

Satu Lagi TKI asal TTS NTT Meninggal di Malaysia,  Kali ini Penyebabnya yang Mestinya Bisa Dihindari

POS KUPANG.COM --  Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Nusa Tenggara Timur (NTT) Nurhalimah Abdullah (39), , meninggal di Rumah Sakit Kajang Malaysia.

Kepala BP3TKI Siwa, mengatakan, Nurhalimah berasal Desa Tubuhue, Kecamatan Amanuban Selatan , Kabupaten Timor Tengah Selatan ( TTS ).

"Dia (Nurhalimah) meninggal pada 27 September 2019 kemarin, akibat kena ledakan kompor," ungkap Siwa, kepada Kompas.com, Senin (30/9/2019).

Setelah terkena ledakan kompor, lanjut Siwa, Nurhalimah sempat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Kajang selama beberapa hari, namun akhirnya nyawanya tak bisa diselamatkan.

Siwa mengatakan, Nurhalimah adalah TKI ilegal yang selama ini bekerja sebagai asisten rumah tangga di Selangor, Malaysia.

Daftar Kekayaan Pimpinan DPR RI Periode 2019-2024, Puan Maharani Punya Utang Rp 49 Miliar

Ruben Onsu Ayah Betrand Peto Dikecam Netizen, Suami Sarwendah Lakukan ini , Langgar Aturan ?

Ini Profil Suami Puan Maharani dan Kerajaan Bisnisnya, Sosok Dibalik Kesuksesan Putri Megawati

Veronica Tan & Puput Nastiti Devi Kini Kompak Jelang Lahiran Anak Ahok BTP, Ini yang Dilakukan

Saat Akan ke Malaysia Jenazah Nurhalimah, kata Siwa, telah diterbangkan dari Kuala Lumpur, Malaysia, dan tiba di Bandara El Tari Kupang, pada Selasa (1/10/2019) .

"Nanti setelah tiba , jenazah akan dibawa ke kampung halamannya di Kabupaten TTS," ujar dia. Baca berikutnya Temuan dan Desakan Komnas HAM…

Viral di Media Sosial, TKI Asal Sumedang Meninggal di Arab Saudi

SUMEDANG, KOMPAS.com - Kabar meninggalnya Ika Susilawati Tukirin (36), warga Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, saat bekerja di Arab Saudi, menjadi viral di media sosial Facebook.

Halaman
12
Editor: Alfred Dama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved