Hakim Dinas Mendadak, Sidang Dakwaan Perkara Korupsi Proyek NTT Fair Ditunda

Hakim Dinas Mendadak, Sidang Dakwaan Perkara Korupsi Proyek NTT Fair Ditunda

Hakim Dinas Mendadak, Sidang Dakwaan Perkara Korupsi Proyek NTT Fair Ditunda
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Tiga terdakwa perkara dugaan korupsi proyek NTT Fair, yakni Hadmen Puri, kuasa pengguna anggaran Yuli Afra, dan pejabat pembuat komitmen Dona Fabiola Tho saat berada di ruang sidang Tipikor Kupang pada Senin (30/9/2019). 

Hakim Dinas Mendadak, Sidang Dakwaan Perkara Korupsi Proyek NTT Fair Ditunda

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Sidang perdana perkara dugaan korupsi Proyek NTT Fair yang dijadwalkan pada Senin (30/9/2019) pagi akhirnya ditunda.

Penundaan ini dilaksanakan akibat ketua majelis hakim Dju Johnson Mira Mangngi yang seharusnya memimpin sidang tersebut berhalangan.

Hendak Melakukan Perlawanan, Dua dari Tiga Pelaku Pencurian Motor di TTU Dilumpukan Polisi

Hakim anggota sidang, Ari Prabowo mengatakan, hakim ketua sidang Dju Johnson Mira Mangngi yang juga merupakan Ketua Pengadilan Tipikor Kupang tersebut mendadak mendapatkan panggilan dinas di Bali.

"Sidang kita hari ini ditunda ke tanggal 7 oktober 2019. Minta maaf karena ketua mendapat panggilan perjalanan dinas secara mendadak ke Bali sehingga sidang tidak bisa dilaksanakan, saya hadir di sini hanya untuk menunda sidang," ujar Ari Prabowo.

Camat Lamba Leda Pantau Perkembangan Rumah Anastasia Undik

Ari menambahkan, sidang perdana NTT Fair ditunda hingga pekan depan yakni pada 7 Oktober 2019 dengan agenda pembacaan dakwaan.

"Saya belum melakukan pemeriksaan surat kuasa juga kepada para pengacara karena sidang nanti baru dilanjutkan minggu depan," ujarnya.

Sidang perdana perkara dugaan korupsi pada proyek NTT Fair yang sedianya digelar tersebut menghadirkan tiga terdakwa yakni Hadmen Puri, kuasa pengguna anggaran Yuli Afra, dan pejabat pembuat komitmen Dona Fabiola Tho.

Tiga terdakwa yang telah mengenakan rompi tahanan warna orange tersebut tiba di pengadilan Tipikor Kupang sekira pukul 10.20 Wita menggunakan mobil tahanan milik Kejati NTT. Usai turun dari mobil, ketiganya langsung menuju ruang tunggu.

Pada pukul 10.30 Wita, mereka kemudian menuju ruang sidang pengadilan Tipikor untuk disidangkan.

Sidang tersebut hanya merupakan sidang penundaan karena hakim ketua tidak berada di tempat. Sidang berlangsung cepat hingga pukul 10.50 Wita.

Tiga terdakwa tampak berkomunikasi dengan kuasa hukum dan keluarga sebelum akhirnya pada pukul 10.55 Wita, kembali menggunakan mobil tahanan Kejati NTT menuju Rutan Kelas IIA Kupang.

Terdakwa Dona Fabiola Tho tampak tidak didampingi kuasa hukumnya, sedangkan terdakwa Hadmen Puri didampingi kuasa hukumnya, Samuel Haning dan terdakwa Yuli Afra juga tampak didampingi kuasa hukumnya, Rusdinur. Tampak hadir, jaksa penuntut umum (JPU) Hendrik Tip. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved