WASPADA! Jangan Beli Daging Ayam yang Punya 7 Ciri Seperti Ini, Bisa Sebabkan Kematian
WASPADA!! Jangan Beli Daging Ayam yang Punya 7Ciri Seperti Ini, Bisa Sebabkan Kematian
Penulis: OMDSMY Novemy Leo | Editor: OMDSMY Novemy Leo
WASPADA!! Jangan Beli Daging Ayam yang Punya Ciri-Ciri Seperti Ini, Bisa Sebabkan Kematian
POS-KUPANG.COM - WASPADA!! Jangan Beli Daging Ayam yang Punya Ciri-Ciri Seperti Ini, Bisa Sebabkan Kematian
Jika temukan ciri-ciri berikut ini pada daging ayam segera jauhi.
Hal ini karena bisa saja membawa kematian.
Kiranya ciri-ciri apa saja?
Daging ayam merupakan salah satu daging favorit yang dikonsumsi masyarakat Tanah Air.
Daging ini juga mudah dikreasikan dalam bentuk apapun, mulai dari digoreng hingga ditumis.
Namun, siapa sangka, memilih daging ayam bukanlah perkara mudah.
Mendeteksinya dengan hanya sekali melihat tentu tak bisa dijadikan patokan.
Apalagi marak pedagang nakal yang menjajakan ayam tiren (ayam mati kemarin) atau daging ayam bangkai.
• 4 Perilaku Humanis Nikita Mirzani yang Ga Terekspos Selama ini, Penasaran?
Membedakan daging ayam segar dengan ayam tiren juga patut menjadi hal yang harus diutamakan
Bahkan, baru-baru ini sejumlah penelitian menemukan fakta bahwa daging ayam adalah salah satu penyebab timbulnya kanker.
Jadi Anda harus waspada jika menemukan tanda-tanda berikut pada daging ayam.
Direktur Halal Center Fakultas Peternakan UGM, Nanung Danar Dono PhD menyebutkan setidaknya ada delapan ciri ayam tiren yang bisa diamati.
Menurut Nanung, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah penampilan warna kulitnya.
1. Warna Kulit
Kulit ayam sehat berwarna kuning muda segar, sedangkan kulit ayam tiren berwarna putih kelabu kusam.
Selain warna, tekstur kulit juga bisa membedakan mana daging ayam segar dan mana ayam tiren.
• Pengacara Hotman Paris Kritisi Prof Muladi tentang RKUHP Soal Unggas, Ayam Dipasangi CCTV
Kulit ayam sehat ketika diraba akan terasa halus dan lembut dengan lubang pori bekas cabutan bulu yang menutup rapat.
Sementara kulit ayam tiren terasa kasar saat diraba dan nampak pori-pori bekas cabutan yang tidak menutup rapat.
2. Lipatan Sendi
"Ketiga perhatikan lipatan sendinya. Jika dilipat atau ditekuk, sendi-sendi ayam sehat lentur, sedangkan pada ayam tiren terasa kaku dan tidak elastis," tambah Nanung.
3. Warna Daging
Nanung mengatakan, ciri lain ayam tiren adalah warna dagingnya.
Hal ini bisa dapat terlihat ketika kulit ayam dikelupas.
Jika ayam sehat maka warnanya merah muda segar karena darah keluar maksimal.
Sementara ayam tiren berwarna merah tua kecokelatan karena darah tidak keluar maksimal.
4. Permukaan Daging Ayam
Permukaan daging ayam sehat terlihat lentur elastis dan kembali ke posisi normal.
Sedangkan daging ayam tiren cenderung cekung atau lebam serta tidak elastis atau tidak kembali ke posisi normal.
5. Harga
"Bisa juga dilihat dari harga. Harga ayam sehat tentu normal, sedangkan harga ayam tiren sangat murah, bisa separuh atau bahkan bisa kurang dari separuh harga normal," bebernya.
6. Aroma alias Bau
Nanung menjelaskan, aroma daging ayam sehat memiliki harum normal, sedangkan daging ayam tiren berbau busuk.
• DPRD NTT Jadwalkan Pelantikan Pimpinan DPRD NTT Tanggal 4 Oktober 2019
Daging ayam tiren berbau busuk karena darah tidak keluar dan menjadi timbunan makanan yang berlimpah bagi bakteri pembusuk.
7. Bekas Sembelihan
"Lalu perhatikan juga bekas sembelihan di leher. Bekas sembelihan pada ayam sehat nampak terbuka lebar, sedangkan pada ayam tiren nampak sempit dan rapih, seperti bekas kertas yang digunting, sangat rapi," pungkasnya.
Jadi mulai sekarang, yuk, kenali mana daging yang segar dan tiren. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/daging-ayam_20180805_155708.jpg)