Fahri Hamzah Ingatkan Hal Ini Jika Presiden Jokowi Keluarkan Perppu KPK, Ancaman Bagi Indonesia?

Fahri Hamzah Ingatkan Hal Ini Jika Presiden Jokowi Jadi Keluarkan Perppu KPK, Ancaman Bagi Indonesia?

Fahri Hamzah Ingatkan Hal Ini Jika Presiden Jokowi Keluarkan Perppu KPK, Ancaman Bagi Indonesia?
KOMPAS.com/Dok. Humas DPR RI
Fahri Hamzah Ingatkan Hal Ini Jika Presiden Jokowi Jadi Keluarkan Perppu KPK, Ancaman Bagi Indonesia? 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Fahri Hamzah Ingatkan Hal Ini Jika Presiden Jokowi Jadi Keluarkan Perppu KPK, Ancaman Bagi Indonesia?

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah tak sepakat bila Presiden Joko Widodo ( Presiden Jokowi ) mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang ( Perppu ) Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) hanya untuk mengembalikan kewenangan lembaga tersebut seperti dulu.

Menurut Fahri Hamzah, mengembalikan kewenangan KPK seperti yang dulu justru membuat Indonesia terpuruk lantaran sepi investasi.

Sebab, ia menilai keberadaan KPK hanya akan seperti dulu yang banyak menangkap orang tetapi minim pencegahan.

"Kalau kembali ke yang lalu, sudahlah, enggak ada orang-orang datang ke republik ini. Adanya orang mau datang nyolong SDA, itu yang terjadi sekarang kan," ujar Fahri Hamzah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (27/9/2019).

Lalu Fahri Fahri Hamzah mengusulkan perppu nantinya membentuk KPK yang mengedepankan pencegahan korupsi seperti di Korea Selatan.

Kemudian Fahri Fahri Hamzah menilai, jika KPK Indonesia didesain seperti Korea Selatan, investasi akan berdatangan karena korupsi semakin minim lantaran pencegahannya efektif.

Yunarto Wijaya Rindukan Sosok Fahri Hamzah, Tinggalkan DPR Bahkan Tanpa Sendok

"Makanya saya usulkan presiden itu ikut Korea Selatan. Top itu sudah. Setelah ini kita akan maju, investasi akan datang, banjir dunia ini bawa duit ke sini," ucap Fahri Hamzah seperti dikutip dari Kompas.com.

Sebelumnya, Presiden Jokowi sebelumnya mengaku mempertimbangkan untuk menerbitkan perppu sesuai aspirasi masyarakat luas.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi usai bertemu puluhan tokoh di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (26/9/2019).

"Berkaitan dengan UU KPK yang sudah disahkan oleh DPR, banyak sekali masukan yang diberikan kepada kita, utamanya masukan itu berupa Perppu. Tentu saja ini kita hitung, kalkulasi dan nanti setelah itu akan kita putuskan dan sampaikan kepada senior-senior yang hadir pada sore hari ini," kata Presiden Jokowi didampingi para tokoh yang hadir.

Halaman
1234
Editor: Bebet I Hidayat
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved