Cerita Ansi dan Isa Soal Kemudahan Jaringan Internet di Desa Fatusene

Begini cerita Ansi dan Isa soal kemudahan jaringan internet di Desa Fatusene, Kabupaten TTU

Cerita Ansi dan Isa Soal Kemudahan Jaringan Internet di Desa Fatusene
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Ansi dan Isa bersama dengan dua pelajar lain sedang mengakses internet desa di depan Kantor Desa Fatusene, Rabu (25/9/2019). 

Begini cerita Ansi dan Isa soal kemudahan jaringan internet di Desa Fatusene, Kabupaten TTU

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Hari semakin sore, matahari di Desa Fatusene, Kecamatan Miomafo Barat, Kabupaten TTU sudah mulai beranjak ke peraduannya.

Para pelajar di desa itu mulai berkumpul di kantor desa. Mereka berkumpul supaya bisa mengakses internet desa yang sudah dipasang sejak dua bulan yang lalu oleh PT Tekom.

Beredar di Media Sosial Seruan Aksi Mahasiswa Undana, Rektor Terbitkan Surat Edaran, Ini Isinya

Salah seorang pelajar asal di desa itu, Maria Fransiska Salu bersama dengan teman-teman berkumpul disana. Mereka datang untuk mengakses internet disana.

Menggunakan android, Ansi biasa orang menyapannya, bersama dengan empat orang pelajar lainnya mengakses internet. Mereka mencari materi untuk mengerjakan tugas.

"Kami datang ke sini untuk bisa mengakses internet. Kami biasanya cari materi tugas di kantor desa ini," ungkap siswi SMA Negeri Taekas itu kepada Pos Kupang, Rabu (25/9/2019).

Kasus Dugaan Korupsi Embug Mnela Lete, Pekan Depan Penyidik Periksa Saksi Ahli BPKP

Maria mengatajan, sejak jaringan internet desa dipasang dua bulan yang lalu, dirinya sudah berkali kali mengakses internet desa tersebut.

Menurutnya, jika tugas yang diberikan oleh para guru harus mengakses internet maka dirinya selalu ke kantor desa untuk bisa mencari materinya.

"Jadi sekarang untuk mencari materi kami tidak ke kota lagi. Cukup datang ke kantor desa, sudah bisa mendapatkan materi," ungkap siswi kelas XI jurusan IPA tersebut.

Sementara itu, salah seorang pelajar lainnya bernama Maria Isabela Vios mengakui hal yang sama. Siswi yang bisa disapa Isa ini mengaku, kehadiran jaringan internet desa sangat membantu dirinya sebagai pelajar.

"Saya merasa kehadiran internet desa sangat bermanfaat terutama kami sebagai pelajar. Karena kami bisa memperoleh materi tugas sekolah," ungkapnya.

Saat ini, kata Isa, dirinya sudah tidak bersusah payah lagi ke Kota Kefamenanu untuk mengakses internet. Sebab di desanya sudah tersedia jaringan internet desa.

"Kalau dulu, saya biasanya ke kota kalau mau cari tugas sekolah. Tapi sekarang sudah tidak lagi karena internet sudah ada," terangnya.

Maria meminta supaya supaya pemerintah desa dapat membantu mengadakan fasikitas tambahan seperti print, sehingga dirinya bisa print tugas di kantor desa. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved