Breaking News

Berita Pendidikan

Asadoma Puji Kemampuan Berbahasa Inggris Siswa SMK Negeri 6 Kupang, Simak Apa Katanya!

Kemampuan berbahasa Inggris membuat Wakapolda NTT, Brigjen Pol. Drs. Jhoni Asadoma, M.Hum, terharu dan melontarkan pujian.

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Apolonia Matilde
Laus Markus Goti
Asadoma puji kemampuan berbahasa Inggris siswa SMKN 6 Kupang 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Siswa Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK) Negeri 6 Kupang ternyata pandai berbahasa Inggris.

Kemampuan para siswa dalam berbahasa Inggris membuat Wakapolda NTT, Brigjen Pol. Drs. Jhoni Asadoma, M.Hum, terharu dan melontarkan pujian.

Pujian dan rasa bangga itu diungkapkannya saat melakukan Safari Kamtibmas di sekolah tersebut, Selasa (24/9/2019).

Deputy Gubernur Senior BI Dorong Mahasiswa Unwira Beri Kontribusi Positif Bangun Ekonomi NTT

Orang nomor dua di jajaran Polda NTT itu, saat tiba di halaman sekolah langsung disambut dengan pengalungan selendang sebagai tanda selamat datang.

Setelah itu, dilanjutkan dengan sambutan para siswa dengan ucapan selamat datang menggunakan bahasa Inggris.

"Saya terkejut dengan penyambutan kali ini karena selama kunjungan di berbagai sekolah di Kota Kupang, baru kali ini di SMKN 6 disambut dengan menggunakan Bahasa Inggris," ujarnya.

SMA Swasta Katolik Baleriwu Danga Wakili Nagekeo Ikut Festival Budaya NTT di Kupang

Asadoma mengatakan kehadirannya di sekolah tersebut bertujuan menyampaikan Kamtibmas kepada anak-anak sekolah karena para siswa merupakan generasi unggul yang perlu disiapkan dengan baik.

Kepada siswa diberikan himabauan-himbauan dan motivasi-motivasi untuk menghindari masalah-masalah hukum dan menjaga Kamtibmas di Kota Kupang.

Menurut Asadoma, tugas polisi ada tiga, yakni memelihara ketertiban masyarakat, menegakan hukum, menjaga masyarakat, dan mengayomi masyarakat serta sebagai pelayan masyarakat.

Usai Lihat Suami yang Bos Perusahaan Asyik Berzina dengan SPG, Istri yang Dosen Ini Dilarikan ke RS

Dia berharap para siswa dapat mematuhi aturan baik aturan hukum maupun aturan-aturan lainnya.

"Kita harus mengatur dan menaati setiap aturan, norma, dan nilai-nilai yang berlaku. Mulai dari hal kecil seperi menaati waktu belajar," katanya.

Jenderal satu bintang tersebut mengharapkan para siswa untuk mematuhi aturan berlalu lintas, menghindari diri dari minuman keras (miras) serta menghindari diri dari bentrok karena akan mempengaruhi dan merusak organ tubuh bahkan akan berdampak hukum.

"Jika tidak mematuhi aturan maka akan berdampak hukum dan tentunya cita-cita generasi muda ini akan rusak," ujarnya.

Asadoma menghimbau agar siswa menjauhi diri sari obat-obat terlarang (Narkoba) sampai kapan pun.

Raih Kursi DPR RI Penyanyi Mulan Jameela Dikabarkan Gugat Cerai Ahmad Dhani yang Dipenjara

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved