Simak Cerita Pedagang Buah yang Bagikan Jeruk dan Apel kepada Mahasiswa Demonstran di Yogyakarta
Simak cerita pedagang buah yang bagikan jeruk dan apel kepada mahasiswa demonstran di Yogyakarta
Simak cerita pedagang buah yang bagikan jeruk dan apel kepada mahasiswa demonstran di Yogyakarta
POS-KUPANG.COM | YOGYAKARTA - Pedagang buah di Jalan Kolombo, Yogyakarta, membagikan jeruk, apel dan air mineral kepada mahasiswa dan masyarakat sipil yang mengelar aksi damai di Gejayan, Senin (23/9/2019).
Bagi-bagi buah ini sebagai bentuk dukungan kepada para mahasiswa karena dianggap telah membela rakyat kecil. Ribuan mahasiswa dari berbagai universitas di Yogyakarta bersama masyarakat sipil yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Bergerak menggelar aksi unjuk rasa di simpang tiga kolombo.
• Pulihkan Mental, Anak yang Disiksa dan Dipaksa Mengemis Diberi Pendampingan Psikolog
Aksi dengan tagar #GejayanMemanggil ini berlangsung dengan tertib dan damai. Ditengah aksi, pedagang buah di sisi utara Jalan Kolombo membagikan buah kepada para mahasiswa.
Kepedulian penjual buah ini sempat terekam video dan diunggah di media sosial Twitter.
Saat dikonfirmasi, Nurcholis (28), karyawan Kios Buah-buahan Mbak Sam yang ada di Jalan Kolombo nomor 2 membenarkan video tersebut.
• Aktivitas di Wamena Papua Lumpuh Total, Masyarakat Lebih Memilih Mengungsi
"Iya benar, tadi kami membagikan buah kepada para mahasiswa yang demo," ujar Nurcholis (28) saat ditemui Kompas.com, Senin (23/09/2019) malam.
Nurcholis (28) menyampaikan para mahasiswa turun ke jalan untuk membela rakyat. Karenanya, sebagai rakyat juga ingin membantu mahasiswa.
Salah satu caranya adalah dengan memberikan buah kepada para mahasiswa yang sedang aksi. Sebab hanya, dengan membagikan buah bagi mahasiswa itulah yang bisa dilakukan untuk membantu mereka memperjuangkan aspirasi rakyat.
"Begitu besarnya perjuangan mahasiswa untuk rakyat, tadi terus bos bilang agar dibagikan untuk para mahasiswa," ucapnya.
Menurutnya, yang dibagikan ke pada mahasiswa, yakni buah jeruk. Total ada sekitar 5 kilogram jeruk yang dibagikan kepada para mahasiswa.
Buah jeruk ini diberikan melalui jendela lantai dua. Sebab tokoh di bawah tutup dan baru buka pukul 18.00 WIB.
"Ya, setidaknya bisa sedikit menghilangkan rasa haus para mahasiswa, kan tadi panas, cuacanya cukup panas," tandasnya.
Sementara itu, pemilik kios buah Mbak Muji, Irwan Susila menyampaikan saat ada aksi, toko miliknya tutup.
Di tengah-tengah aksi, ia dan karyawannya berinisiatif membagikan buah kepada para mahasiswa.