Polemik Pembangunan Bendungan Kolhua, Pemuda GMIT Kota Kupang Minta Gubernur Sampingkan Ego Politik

Polemik Pembangunan Bendungan Kolhua, Pemuda GMIT Kota Kupang Minta Gubernur NTT sampingkan ego politik

Polemik Pembangunan Bendungan Kolhua, Pemuda GMIT Kota Kupang Minta Gubernur Sampingkan Ego Politik
istimewa
Ketua Pemuda GMIT Klasis Kota Kupang Ernest Blegur bersama pengurus dalam kegiatan lintas agama 

Polemik Pembangunan Bendungan Kolhua, Pemuda GMIT Kota Kupang Minta Gubernur NTT sampingkan ego politik

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Polemik pembangunan Bendungan Kolhua di Kecamatan Maulafa Kota Kupang kembali mencuat ke permukaan. Hal ini terjadi setelah Pemuda Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Klasis Kota Kupang bersama elemen pemuda melakukan aksi dan mengumpulkan dukungan dari masyarakat Kota Kupang

Aksi yang dilakukan di Arena Kupang Car Free Day (CFD) tersebut untuk mendorong dan mengingatkan pemerintah untuk merealisasikan pembangunan bendungan yang telah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo tersebut. Mayoritas masyarakat memberikan dukungan dengan membubuhkan tanda dukungan pada media yang disiapkan.  

Ini yang Dilakukan Istri Menteri Desa PDTT Riri Sandjojo Saat Berkunjung ke TTS

Ketua Pemuda GMIT Klasis Kota Kupang Erenst Blegur SE, MM kepada POS-KUPANG.COM pada Selasa (24/9/2019) menjelaskan, Pemuda GMIT berdiri pada posisi untuk memperjuangkan kesejahteraan warga kota Kupang yang hingga saat ini masih mengalami kendala dan kesulitan air bersih. 

Ia mengatakan, Pemuda GMIT mendorong pemerintah untuk merealisasikan pembangunan bendungan yang proyeksinya dapat memenuhi kebutuhan air warga Kota Kupang dan sekitarnya. 

"Kita berdiri di tengah tengah demi memperjuangkan kesejahteraan warga kota Kupang. Jadi kita minta dan dorong pemerintah supaya kesampingkan ego politik, tapi mari berpikir untuk rakyat," ujarnya.

Jelang Pelantikan Presiden Cipayung Kupang Imbau Masyarakat NTT Jaga Kamtibmas

Ia menjelaskan bahwa saat ini salah satu kebutuhan masyarakat yang penting dan utama adalah air, karena itu adalah kebutuhan dasar yang  menyangkut kesejahteraan. 

"Kasih ilang sudah ego politik, pak Gubernur punya kendali yang sangat kuat, yang terpenting hilangkan ego politik. Masalah air dari dulu, sekarang ada di pak Veki punya tangan. Keputusan ada di Pak Veki kok," ujar Erenst. 

Pemuda GMIT Kota Kupang, lanjut Erenst berada untuk mendukung pemerintah memenuhi janji untuk mensejahterakan rakyat.

Ia mengatakan, masyarakat sejak zaman walikota Dan Adoe sudah legowo untuk mendukung proses pembangunan bendungan tersebut. Sehingga, ia meminta pemerintah untuk memperhatikan dan melaksanakan rekomendasi masyarakat. 

"Kalau persoalan tanah, Bapak Gubernur lebih tahu dan lebih paham dan punya andil besar di situ lah, Kami meminta dengan sangat untuk turunkan ego politik supaya masyarakat tertolong," katanya. 

Pemuda GMIT telah merencanakan untuk membuat pertemuan besar untuk mencari solusi terbaik dengan Walikota dan Gubernur. Karena pemuda GMIT ada bersama masyarakat dan mendukung upaya baik untuk kesejahteraan masyarakat. 

Terhadap gerakan ini, lanjutnya, Ketua Sinode dan Ketua Klasis Kota Kupang juga telah mendukung agar diperjuangkan kesejahteraan masyarakat kota kupang. Ia menjelaskan, makna dan ilustrasi tanam air dalam seruan tanam air oleh Ketua Sinode GMIT sangat dalam dan luas agar pemenuhan air bagi jemaat dan warga diperhatikan.

"Pak Veki dan pal Walikota dan teman teman di belakang layar tolong hilangkan ego politik, guna apa naik mobil bagus kalau masyarakat kekurangan air atau masih hela air. Kalau masyarakat tidak sejahtera tidak ada guna, di jaman yang begini modern atau jaman globalisasi seharusnya tidak ada lagi masyarakat yang pikul air di tengah kota kupang," katanya. 

Ia menjelaskan bahwa sikap pemuda GMIT dengan dukungan ini semata mata demi kesejahteraan masyarakat. Dan oleh karenanya ia berharap dukungan lebih banyak elemen dalam perjuangan tersebut. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved