Petugas BNN Tembak Mati Bandar Narkoba di Samarinda, Ini Konologi Lengkapnya

Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kalimantan Timur (Kaltim) menembak mati bandar narkoba bernama Irwan di Jalan Wahid Hasyim I di simpang empat

Editor: Ferry Ndoen
istimewa
Mobil yang ditumpangi bandar narkoba masuk parit di simpang empat Sempaja, Samarinda, Jumat (20/9/2019). 

“Saya sempat minta berhenti, tapi teman di samping bilang, ‘jangan, lari terus,” ujar Ike.

Tiba-tiba Irwan membuang paket tersebut di bawah jalan layang Juanda.

“Saya takut saat kejar-kejaran itu. Jadi enggak tahu-tahu apa-apa lagi,” ujar dia.

Aksi kejar-kejaran terjadi di jalan poros dari Juanda menuju Jalan Letjen Suprapto.

Kemudian berbelok kekiri dari simpang Mal Lembuswana menuju Jalan M Yamin hingga Jalan Wahid Hasyim I.

Mobil warna merah itu berhenti setelah kepala Irwan kena tembak di simpang empat Sempaja.

Mobil yang mereka kendarai pun masuk parit.

Dalam kasus ini petugas baru menangkap tiga orang, yaitu Irwan, Ike dan Mike.

Sedangkan pacar Mike memilih kabur.

Kini, Ike dan Mike ditahan di BNN Kaltim. Sedangkan Irwan tewas.

Petugas menyita 11 kantong berisi sabu-sabu seberat 1009,43 gram, dan dua kantong berisi 200 butir ekstasi.

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul Tak Mau Menyerah Bandar Narkoba Tewas Tertembak di Kepala, Begini Pengakuan sang Istri. (*)

Artikel ini telah tayang di suryamalang.com dengan judul Kronologi Petugas BNN Tembak Mati Bandar Narkoba di Samarinda, https://suryamalang.tribunnews.com/2019/09/22/kronologi-petugas-bnn-tembak-mati-bandar-narkoba-di-samarinda?page=all.

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved