Ronaldo Siswa SMAN 1 Waingapu Tampil Memakau Saat Memainkan Jungga di Acara Simpedes

acara Panen Hadiah Undian Simpedes BRI semester pertama, Periode 1 Maret 2019-31 Agustus 2019 yang digelar oleaingapu yang berlangsung di Taman Rekrea

Ronaldo Siswa SMAN 1 Waingapu Tampil Memakau Saat Memainkan Jungga di Acara Simpedes
POS-KUPANG. COM/ROBERT ROPO
Ronaldo Hunga Langgi Hamu bersama alat musik Jungga miliknya. 

 Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU----Pada acara Panen Hadiah Undian Simpedes BRI semester pertama, Periode 1 Maret 2019-31 Agustus 2019 yang digelar oleh BRI Kanca Waingapu yang berlangsung di Taman Rekreasi Sandelwood, Kota Waingapu, Sabtu (21/9/2019) malam, cukup terhibur.

Selain memberikan hadiah grandprize satu unit mobil suzuki, hadiah-hadiah utama berupa sepeda motor, hadiah doorprize, penambilan tarian adat, lagu dan dance, ada juga musik Jungga yang merupakan atat musik tradisional asal Sumba Timur. Musik Jungga ini dmainkan oleh seorang remaja yang merupakan siswa kelas 1, SMAN 1 Waingapu.

Remaja itu, Ronaldo Hunga Langgi Hamu. Aldo yang disapa ini tampil memakau memainkan musik Jungga yang kini sudah mulai pudar dicintai oleh anak-anak muda generasi penerus Sumba Timur.

Remaja kelahiran, Tabundung 22 April 2002 ini tampil mengenakan kain adat Sumba Timur. Ia menyanyikan lagu laku la parangga atau Rambu pergi ke Pasar dengan diiringi musik Jungga yang diiringinya sendiri.

Ia tampil dengan hebat didepan panggung dan mampu menghipnotis ribuan pasang mata yang tertuju kepadanya. Tepuk tangan dan sorak sorai dari para tamu undangan pecah terdengar di telinga.

Buah hati dari pasangan ayah Alm. Pajaru Madnan dan Rut Utang Manggil kepada POS-KUPANG. COM, usai bermain musik itu, mengatakan, ia sangat memcintai musik-musik tradisional. Salah satu musik tradisional Sumba Timur yang ia sukai adalah musik Jungga.

DPRD TTS Dorong Polres TTS Segera Amankan Pelaku Pemerkosaan Anak Dibawah Umur

Kata Aldo, ia belajar bermain musik Jungga bukan karena dilatih oleh orang tuaNya ataupun guruNya, namun ia sendiri belajar dari orang-orang tua yang bermain musik tersebut. Ia sangat lihai memainkan musik Jungga sejak kelas 3 SD.

"Saya belajar bermain musik ini bukan dari guru atau orang tua saya ajar, tapi ini karena hobi saya memang. Saya belajar lihat orang tua-orang tua yang sering main Jungga, dan sejak SD kelas 3 saya sudah lancar bermain Jungga sambil bernyanyi dalam bahasa daerah,"urai Aldo.

Aldo yang ingin menjadi seorang guru seni budaya itu, mengaku sudah tampil sekian banyak kali memainkan musik jungga pada setiap event atau perlombaan.

"Saya sudah banyak kali tampil memainkan musik Jungga ini, SMA sudah 3 kali, SMP 4 kali dan waktu di SD saya 7 kali tampil, saya juga pernah juara dalam lomba musik jungga antar SMP tingkat Kabupaten,"ungkap Aldo dengan senyum.

Aldo juga mengaku ia mencintai musik tradisional karena ia ingin mewariskan budaya orang Sumba Timur.

"Saya main ini karena cinta akan budaya, ini sebagai mewariskan budaya dari nenek moyang kami orang Sumba Timur. Kita sebagai generasi penerus wajib mempertahankanya,"tutup Aldo. (*)
3 Lampiran

Penulis: Robert Ropo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved