News

Gebyar Pilkada Manggarai, Kamelus dan Heri Nabit Sama-sama Mendaftar di PDIP, Viktor Madur Batal

Hingga Sabtu (21/9/2019) pukul 16.00 Wita ada 10 kandidat yang telah mendaftar sejak dibuka tanggal 17 - 21 September 2019.

Penulis: Aris Ninu | Editor: Benny Dasman
POS-KUPANG.COM/Servatinus Mammilianus
Suasana di Sekretariat DPC PDIP Manggarai Barat, saat pendaftaran dari Yosef Sampurna Nggarang. 

 Laporan Pos Kupang, Com, Aris Ninu

POS KUPANG, COM, RUTENG - Proses pendaftaran bakal calon (balon) Bupati Manggarai dan balon wakil Bupati Manggarai periode 2020-2023 di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Manggarai ditutup.

Hingga Sabtu (21/9/2019) pukul 16.00 Wita ada 10 kandidat yang telah mendaftar sejak dibuka tanggal 17 - 21 September 2019. Dari 10 balo tersebut, ada delapan balon bupati dan dua balon wakil bupati. Dr. Kamelus Deno dan Heri Nabit mendaftar di hari yang sama.

Sedangkan Drs. Viktor Madur batal mendaftar melalui PDIP, kendati sudah mengambil formulir.

Di hari terakhir pendaftaran, hadir sejumlah balon untuk merebut pintu dari partai berlambang banteng moncong putih ini. Balon yang mendaftar antara lain, Kamelus Deno (bupati sekarang), Heri Nabit (Direktur Destinasi Pariwisata Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo), Paul Peos (anggota DPRD Manggarai), Servas Lawang, Kornelis Dola.

Dr. Deno Kamelus mendaftar ke PDIP dengan diwakili tim keluarga dipimpin Alfons Jehaut yang datang bersama keluarga.

"Terima kasih kepada teman-teman media. Pendaftaran hari ini terkait dengan figur Deno Kamelus yang kami antar selaku keluarga. Ini adalah inisiatif dari keluarga untuk mendaftarkan saudara kami dan anak kami di Kantor PDIP. Pendaftaran hari tidak melibatkan partai dan ini adalah betul-betul inisiatif dari keluarga untuk mendaftarkan anak dan saudara kami Deno Kamelus," kata Alfons.

Ia menjelaskan, kehadiran keluarga sudah dikomunikasikan dengan Deno Kamelus sebagai calon bupati pada Pilkada Manggarai.

Sempat beredar informasi bahwa Viktor Madur (Wabup Manggarai sekarang) juga akan mendaftar, sebab sudah mengambil formulir beberapa waktu lalu di Sekretariat PDIP Manggarai.

Namun hingga penutupan pendaftaran, Viktor maupun timnya tidak muncul.

"Pak Victor Madur sudah ambil formulir tapi tidak mendaftar. Kenapa tidak mendaftar kami tidak tahu. Yang jelas hari ini, Sabtu (21/9/2019) sore pukul 16.00 Wita tidak ada lagi penerimaan pendaftaran di DPC PDIP Manggarai semua sudah selesai," ujar Ketua Panitia Penjaringan Balon, Klementinua Rahmat Pedu Sakri wartawan di Kantor DPC PDIP Manggarai, Sabtu (21/9/2019).

Menurut Rahmat, pihaknya juga tidak mengetahui apakah ada pendaftaran lagi di DPD PDIP NTT dan pusat.

"Sampai sekarang kami belum tahu dan belum ada informasi masuk ke kami. Yang jelas hari ini sudah selesai ada delapan balon bupati dan dua balon wabup yang telah mendaftar," kata Rahmat.

Ia menjelaskan, ada balon yang mengambil formulir tapi tidak mendaftar bukan menjadi kewenangan panitia untuk menjelaskan. Akan tetapi pendaftaran balon sudah dibuka untuk umum bagi warga Manggarai.

Wabup Manggarai, Victor Madur yang dikonfirmasi Pos Kupang mengaku sedang berada di luar daerah untuk melaksanakan tugas.
Ketika ditanya kenapa tidak mendaftar di PDIP padahal sudah mengambil formulir, Viktor Madur mengaku kalau proses pilkada Manggarai tersebut masih panjang.

"Prosesnya masih lama nanti akan saya beri penjelasan," kata Wabup Madur yang dihubungi per-telepon dari Ruteng, Sabtu (21/9/2019).

Balon lainnya Servas Lawang yang mendaftar detik-detik terakhir menjelang penutupan dan menyerahkan berkas menyatakan kesiapan mengikuti mekanisme yang ada di tubuh PDIP.

"Saya juga akan mendaftar di partai lain guna maju dalam Pilkada Manggarai," kata Servas.

Paul Peos, Ketua DPC PDIP Manggarai menjelaskan, dirinya telah mendaftar sebagai balon bupati dan akan mengikuti proses di tubuh partai.

Anggota DPRD Manggarai ini lebih lanjut menjelaskan, sebagai kader PDIP Manggarai dirinya bertekad maju karena terpanggil membangun Manggarai.

Kornelis Dola, pensiunan ASN di Manggarai Timur yang juga maju dalam Pilkada Manggarai 2020 datang bersama timnya .

"Saya datang mendaftar sebagai bakal calon Bupati Manggarai guna maju dalam Pilkada Manggarai 2020. Saya mau tegaskan kalau ini bukti keseriusan saya maju dalam Pilkada Manggarai dengan datang mendaftar di DPC PDIP Manggarai," papar Kornelis.

Heri Nabit mendatangi Kantor DPC PDIP Manggarai guna mendaftarkan diri sebagai Calon Bupati Manggarai.

"Saya hari ini mendaftar sebagai calon bupati. Hari ini saya datang mendaftar menjadi keraguan publik apakah saya maju atau tidak. Hari ini saya datang mendaftar di PDIP Manggarai sebagai calon bupati," kata Heri.

Heri memastikan dirinya akan mengikuti proses dan mekanisme di PDIP Mangggarai. Dengan pendaftaran ini maka kepastian dirinya maju dalam Pilkada Manggarai 2020 telah ada jawabannya.

Menjawab wartawan bahwa ada informasi yang beredar dirinya mau menjadi wakil Pak Kamelus (Deno Kamelus-Red) dan Pak Victor (Viktor Madur-Red), Heri menegaskan, dirinya mendaftar ke PDIP Manggarai sebagai calon Bupati Manggarai. Namun sebagai kader partai PDIP, dirinya menyerahkan semua proses ke partai.

"Kita bicara realistis saja. Kalau keputusan seperti itu saya menjadi wakil bupati tentunya harus kembali ke saya untuk memutuskan jadi atau tidak. Tetapi yang jelas saya akan mengikuti proses dan dinamika yang ada di partai," kata Heri.

Mengenai sosok wakilnya kalau ia ditetapkan sebagai calon bupati, Heri mengungkapkan sosoknya harus muda atau lebih seumur dengannya. *

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved